Bersiap Hadapi Olimpiade 2032, Indonesia Resmi Miliki Liga Padel Terstruktur Pertama

Liga Padel akan bergulir di Jakarta. Diharapkan bisa melahirkan atlet mengingat padel bakal dipertandingkan di Olimpiade 2032.

oleh ThomasDiperbarui 13 September 2025, 04:24 WIB
Liga Padel siap bergulir

Liputan6.com, Jakarta- Olahraga padel semakin diminati di Indonesia. Pencarian atlet padel juga terus digalakkan mengingat olahraga ini kemungkinan besar akan dipertandingkan di Olimpiade 2032 di Brisbane, Australia.

Salah satu terobosan untuk mencari talenta atlet padel agar siap saat dipertandingkan di Olimpiade 2032 adalah menghadirkan kompetisi berkesinambungan. Kompetisi padel amatir pertama di Indonesia yang mengusung format penyelenggaraan profesional resmi diluncurkan 12 September 2025 dengan nama Liga Padel.

Musim perdana Liga Padel akan dimulai pada Oktober 2025 di beberapa klub di Jakarta. Pertandingan dihelat pada akhir pekan untuk memudahkan peserta, dengan sistem kompetisi berjenjang, mulai dari fase grup, Play-Ins, hingga Playoff dan Final. Format ini memastikan setiap pasangan mendapat banyak kesempatan bertanding dan menjaga persaingan tetap tumbuh hingga akhir.

Liga Padel juga menerapkan sistem pasangan tetap, mendorong chemistry dan sinergi jangka panjang antar pemain. Performa setiap pertandingan memengaruhi peringkat melalui sistem ELO yang transparan, memungkinkan seeding yang adil di musim berikutnya dan memicu semangat pengembangan diri lebih lanjut.

Selain kompetisi yang profesional, Liga Padel menawarkan total hadiah Rp 120 juta, dalam dua divisi yakni Bronze dan Silver, putra serta putri. Namun kompetisi ini bukan berpusat pada hadiah utama, liga ini bertujuan membentuk ekosistem olahraga yang inklusif, sehat, dan menyenangkan.


Pakai Teknologi Digital

Jumpa pers Liga Padel

Teknologi digital juga menjadi pilar penting. Semua proses mulai pendaftaran, jadwal pertandingan, hingga pencatatan skor dilakukan melalui sistem digital yang membuat peserta fokus ke permainan, sementara penyelenggaraan berjalan rapi dan transparan.

Liga ini tidak hanya membuka kompetisi, tapi juga menjadi wadah penjaringan bakat. Dari para penggemar amatir, muncul potensi yang bisa diasah menuju level profesional. Ketua Pengurus Besar Padel Indonesia (PBPI) Jakarta, Gino Korompis, menekankan pentingnya liga ini dalam ekosistem.

“Liga Padel bukan hanya kompetisi, tapi juga wadah pembinaan. Dari sini kita bisa melihat siapa saja yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih jauh, baik melalui klub maupun jalur pembinaan resmi. Padel Indonesia butuh liga seperti ini untuk memastikan masa depan atlet profesional kita,” ujar Gino.

Lanjut Baca:

Gino juga menambahkan bahwa padel memiliki daya tarik unik untuk anak muda, komunitas urban, hingga keluarga yang ingin berolahraga bersama. Sehingga pertumbuhannya bisa pesat di Indonesia. “Padel ini olahraga yang inklusif dan menyenangkan, bisa dimainkan siapa saja. Dengan adanya liga seperti ini, kami berharap semakin banyak orang yang tertarik, ikut serta, dan akhirnya membangun ekosistem yang kuat dari akar rumput hingga tingkat profesional,” imbuh Gino. Liga Padel edisi perdana ini didukung oleh Bank BRI dan Metro Tennis. Mereka tertarik menjadi sponsor setelah melihat demam padel melanda Indonesia. "Kami mendukung Liga Padel ini karena kami komitmen mendukung aktivitas masyarakat baik olahraga muapun lifestyle. Kita di olahraga sudah di sepak bola dan basket. Sekarang kita hadir bersama PBPI. Terima kasih di kasih kesempatan berkolaborasi mendukung gaya hidup masyarakat ini. Antusiasme padel sangat luar biasa. Antusiasme seperti ini harus diberi wadah," ujar Arif Hartoyo selaku PGS Regional CEO BRI. "Terima kasih Liga Padel karena sudha melibatkan kami. Saya lihat padel sangat berkembang di Indonesia. Jadi kami ingin mendukung perkembangan padel juga," kataDhananjaya Kuckreja dari Metro Tennis.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya