Liputan6.com, Jakarta Kabar kurang menyenangkan datang dari Kai Rooney, putra sulung legenda Manchester United, Wayne Rooney. Pemain muda berusia 15 tahun itu mengungkapkan perasaan frustrasinya setelah mengalami cedera saat membela tim pengembangan Setan Merah.
Kai, yang baru saja menikmati lonjakan karier pesat di akademi United, kini harus berjalan dengan bantuan kruk. Melalui unggahan di media sosial, ia membagikan foto dirinya dengan kaki kanan terbungkus pelindung khusus.
Advertisement
Dalam keterangan singkat, ia menulis, “Life can’t get worse” disertai emoji menangis, menandakan betapa berat situasi yang ia hadapi.
Karier Melesat Sebelum Cedera
Sebelum musibah ini, performa Kai tengah mendapat banyak sorotan positif. Ia sempat dipanggil naik ke skuad U-19, meski usianya baru 15 tahun. Tak berhenti di situ, Kai juga mencetak gol indah untuk tim U-18 dengan tendangan voli kaki kiri yang meluncur ke pojok atas gawang.
Selain menempati posisi penyerang tengah sama seperti sang ayah, Kai juga kerap dimainkan di sektor sayap.
Penampilannya pada ajang Super Cup NI di Irlandia Utara musim panas lalu pun dipuji banyak pihak, termasuk sang ayah yang hadir langsung di tribun bersama istri dan kedua putranya yang lebih muda, Kit dan Cass.
Dukungan Sang Legenda
Wayne Rooney, yang menorehkan banyak gelar bersama Manchester United sekaligus menjadi top skor sepanjang masa klub, memilih untuk tidak menekan putranya dengan ekspektasi besar.
Dalam wawancara dengan BBC Sport, Rooney mengungkapkan bahwa ia lebih senang memberi ruang agar Kai bisa menikmati sepak bola.
"Saya hanya membiarkannya bermain. Menurut saya tidak adil jika ada yang berharap terlalu banyak darinya. Dia baru 15 tahun, dan yang terpenting adalah dia menikmati permainannya," kata Rooney.
Ia menambahkan bahwa Kai memiliki pelatih hebat di United dan yang utama adalah menjaga mentalitas serta semangatnya.
Harus Bersabar
Belum ada kepastian soal jenis cedera atau durasi pemulihan Kai. Namun, dari nada pesimistis dalam unggahannya, ada kemungkinan ia harus menepi cukup lama dari lapangan hijau.
Kai sendiri telah menjadi bagian dari akademi Manchester United sejak 2020. Kehadirannya di lini serang kerap mengingatkan publik pada sosok Wayne muda yang dulu menggebrak Old Trafford.
Kini, perjalanan karier Kai harus sedikit tertunda. Namun dengan bakat yang sudah ia tunjukkan, banyak yang percaya bahwa masa depan cerah tetap menantinya setelah pulih dari cedera.
Sumber: Manchester Evening News