Liputan6.com, Jakarta - Pendiri Oracle, Larry Ellison, sempat dinobatkan sebagai orang terkaya di dunia pada Rabu kemarin, menggeser posisi Elon Musk. Kekayaan Ellison melonjak USD 89 miliar atau sekitar sekitar 1,4 kuaadriliun (estimasi kurs Rp 16.400 per USD) menjadi USD 383,2 miliar atau sekitar Rp 6,3 kuadriliun setelah saham Oracle meroket menyusul laporan pendapatan kuartalan yang kuat.
Dikutip dari CNN, Jumat (12/9/2025), sebagai pemegang saham individu terbesar di Oracle, lonjakan saham perusahaan menjadi faktor utama peningkatan kekayaan Ellison. Saham Oracle naik hingga 43% sebelum ditutup dengan kenaikan sekitar 36% yang menjadi lonjakan harian terbesar sejak 1992.
Advertisement
Saat harga saham Oracle melonjak 43% itulah posisinya menggeser Elon Musk sebagai orang terkaya di bumi ini.
Dengan kenaikan harga saham ini, nilai pasar Oracle melonjak USD 244 miliar atau sekitar Rp 4 kuadriliun menjadi sekitar USD 922 miliar atau Rp 15,2 kuadriliun). Oracle masuk jajaran 10 besar perusahaan paling berharga di S&P 500 melampaui nilai pasar Eli Lilly (LLY), Walmart (WMT), dan JPMorgan Chase (JPM).
Kenaikan tersebut didorong oleh permintaan besar terhadap kapasitas pusat data Oracle dari pelanggan AI, menjadikan perusahaan sebagai salah satu pemain utama dalam infrastruktur cloud. Oracle bahkan telah menandatangani kontrak bernilai miliaran dolar, termasuk perjanjian untuk menyediakan listrik 4,5 gigawatt bagi OpenAI, perusahaan induk ChatGPT.
Bloomberg mencatat lonjakan kekayaan Ellison ini sebagai “kenaikan satu hari terbesar yang pernah tercatat” dalam indeks mereka.
Dari Drop Out Kuliah ke Raksasa Teknologi
Perjalanan kekayaan Ellison berawal pada tahun 1977 ketika ia mendirikan Oracle setelah keluar dari kuliah. Kini, di usianya yang ke-81 tahun, Ellison tak hanya menjadi tokoh penting di dunia teknologi tetapi juga dikenal lewat gaya hidupnya. Ia memiliki 98% saham Pulau Lana’i di Hawaii dan berperan besar menghidupkan kembali turnamen tenis Indian Wells di California.
Selain kekayaannya dari Oracle, Ellison juga dikenal dekat dengan politik dan pemerintahan. Ia beberapa kali tampil bersama Presiden Donald Trump di Gedung Putih untuk acara teknologi dan pernah disebut sebagai calon pembeli TikTok.
AI Jadi Sumber Lonjakan Baru
Pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI) menjadi pendorong utama kenaikan nilai Oracle tahun ini yang terbukti dengan kenaikan saham hingga 97%. Analis dari Bank of America dan Citi bahkan menaikkan rekomendasi saham Oracle dari "netral" menjadi "beli".
Seiring dengan transformasi Oracle menjadi raksasa infrastruktur cloud AI, kekayaan Ellison pun semakin terkerek. Meski sempat hanya beberapa jam melampaui Elon Musk, posisinya sebagai orang terkaya di dunia menegaskan bahwa sumber utama kekayaan Ellison tetaplah Oracle dan ledakan industri AI global.