Harry Kane Semprot Legenda Inggris yang Sindir Kepindahannya ke Bayern Munchen

Penyerang Bayern Munchen, Harry Kane akhirnya buka suara soal sindiran yang diujarkan oleh legenda Timnas Inggris kepada dirinya soal kepindahannya dari Tottenham Hotspurs ke Bayern Munchen.

oleh Deniz AkbarDiterbitkan 12 September 2025, 13:00 WIB
Potret Harry Kane pada laga perdana Bundesliga musim 2025/2026 kontra RB Leipzig.

Liputan6.com, Jakarta - Kepindahan penyerang andalan Tottenham Hotspur, Harry Kane ke Bayern Munchen pada musim panas 2023 sempat jadi sasaran kritik banyak pihak. Salah seorang legenda Timnas Inggris, Michael Owen menyebut pilihan Kane sebagai sesuatu yang tidak masuk akal.

"Saya tidak setuju dia pergi ke Jerman. Saya blak-blakan soal itu. Saya masih menganggapnya gila," ujar Owen kala itu.

Pemenang Ballon d'Or edisi 2001 tersebut menilai Kane memiliki segalanya untuk jadi yang terbaik di tanah Inggris. Owen berpendapat bahwa kepindahan Kane ke Die Roten murni karena ingin mengejar trofi saja.

Dua musim usai hengkangnya ke Jerman, Kane akhirnya buka suara. Sosok berusia 32 tahun tersebut mengaku mengerti kekhawatiran Owen, namun ia juga menekankan bahwa tiap orang punya pilihan berbeda. 

Keputusan Harry Kane untuk berlabuh di Allianz Arena terbilang tepat. Bersama Die Roten, ia berhasil memecah kutukan tanpa gelarnya dan juga menjadi top skor Bundesliga dua musim beruntun.


Bantah Pergi Hanya karena Incar Trofi

Harry Kane (tengah) bersama skuad Bayern Munchen merayakan trofi juara Bundesliga musim 2024/2025. (AFP/Michaela Stache)

Pada momen peresmian Kane oleh Bayern Munchen, Owen mengkritik langkah sang kapten Timnas Inggris. Eks pemain Liverpool tersebut menganggap jadi top skor sepanjang masa suatu liga lebih penting dibanding sebuah gelar juara. 

"Jika Anda benar-benar ingin menang, maka bertahanlah satu tahun lagi dan kemudian pergi," sebut Owen. "Sebuah pencapaian yang luar biasa adalah menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Liga Inggris. Itu akan luar biasa."

Sebelum hijrah ke Jerman, Kane hanya terpaut 47 gol dari Alan Shearer sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Premier League. Meski begitu, ia mengaku bukan rekor yang jadi fokus utamanya pergi ke Die Roten.

"Karier setiap orang berbeda-beda. Keputusan dan motivasi setiap orang berbeda," jelas Kane menanggapi perkataan Owen.


Kane Ingin Lampaui Batas Diri

Striker Bayern Munchen, Harry Kane, dalam pertandingan melawan Bayern Leverkusen pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions di BayArena, Rabu (12/3/2025). (Bola.com/X FC Bayern)

Datangnya Harry Kane ke Allianz Arena adalah untuk bersaing pada level tertinggi sepak bola Dunia. Ia merasa Bayern Munchen dapat mewujudkan segala mimpinya dan membawa kariernya ke tahap yang lebih jauh.

"Saya sungguh gembira dalam artian bermain pada pertandingan besar, perebutan gelar, pertandingan besar Liga Champions, perempat final Piala Dunia Antarklub," tutur Kane. "Saya melampaui batas saya sebagai pemain dalam hal mencetak gol dan terus berkembang."

Lanjut Baca:

Sejauh ini, Kane telah tampil bersama Die Roten dalam 100 pertandingan di seluruh kompetisi. Ia menorehkan total 91 gol dan 18 assists serta mengakhiri kutukan tanpa gelarnya dengan memenangkan Bundesliga pada musim 2024/2025.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya