Italia Masih Krisis di Lini Depan, Bisakah Scamacca Jadi Solusi?

Timnas Italia krisis striker sejak lama. Kini, Gianluca Scamacca diharapkan bisa jadi solusi agar Azzurri kembali bersinar di Piala Dunia.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 11 September 2025, 14:44 WIB
Penyerang Atalanta, Gianluca Scamacca, berselebrasi setelah menjebol gawang Liverpool untuk kali kedua dalam kemenangan 3-0 yang diraih timnya di Anfield pada leg pertama perempat final Liga Europa, Jumat (12/4/2024) dini hari WIB. (Darren Staples / AFP)

Liputan6.com, Jakarta Timnas Italia tengah menjalani periode kelam yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Salah satu penyebab utamanya adalah ketiadaan penyerang tengah yang benar-benar bisa diandalkan.

Italia, yang dulu hampir selalu hadir di setiap ajang besar, terakhir kali tampil di Piala Dunia 2014 di Brasil. Mereka absen di Rusia 2018 dan Qatar 2022, meski jumlah slot peserta turnamen terus bertambah.

Kemenangan di Euro 2021 sempat menjadi titik terang. Namun, keberhasilan itu justru menutupi kelemahan mendasar dan menunda kenyataan bahwa Azzurri kekurangan fondasi kuat untuk bersaing di level tertinggi.


Kelemahan yang Masih Tampak

Bek Timnas Spanyol, Aymeric Laporte (depan) berebut bola dengan striker Timnas Italia, Gianluca Scamacca pada laga matchday kedua Grup B Euro 2024 di Arena Aufschalke, Gelsenkirchen, Jerman, Kamis (20/6/2024). (AP Photo/Manu Fernandez)

Di babak kualifikasi Piala Dunia 2026, masalah yang sama kembali terlihat. Italia masih memiliki kualitas di lini tengah dan beberapa nama top seperti Bastoni serta Donnarumma, tetapi tidak di sektor depan.

Tanpa penyerang kelas dunia, Italia kesulitan mencetak gol dalam turnamen singkat yang membutuhkan efisiensi tinggi. Hal ini membuat mereka kerap gagal bersaing dengan negara lain yang punya bomber tajam.

Posisi striker kini menjadi sorotan utama. Publik Italia semakin frustrasi karena belum ada sosok yang mampu melanjutkan jejak legenda seperti Luca Toni atau Pippo Inzaghi.


Harapan pada Scamacca

Gianluca Scamacca dipandang sebagai salah satu solusi utama. Striker Atalanta ini sempat absen lama karena cedera lutut, namun mulai menunjukkan ketajaman lagi sejak comeback.

Meski belum berada di level penyerang legendaris, Scamacca tetap jadi opsi penting dibanding alternatif lain. Bersama Giacomo Raspadori, ia diharapkan bisa memberi gol yang krusial bagi Italia.

Musim lalu bersama Atalanta, Scamacca mencatat 44 penampilan dengan torehan 19 gol dan 7 assist. Catatan itu menjadi modal kuat untuk membuktikan dirinya layak jadi tumpuan Azzurri menuju Piala Dunia.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya