Liputan6.com, Beijing - Video sebuah menunjukkan kotak tisu toilet pintar di China. Benda ini mendadak viral di media sosial. Pengguna toilet harus terlebih dahulu menonton iklan singkat yang ditampilkan untuk mendapatkan tisu toilet.
inovasi unik ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan di China untuk mencegah pemborosan tisu toilet. Berbagai metode telah diuji coba seiring dengan meningkatnya pariwisata domestik di negara tersebut, dilansir dari Oddity Central, Sabtu (13/9/2025).
Advertisement
Sebelumnya pada tahun 2017, beberapa tempat wisata populer telah memperkenalkan teknologi pemindai wajah untuk membatasi pengambilan tisu toilet oleh setiap pengunjung. Satu orang hanya akan mengeluarkan satu lembar tisu sepanjang 60 cm dan hanya bisa memindai wajahnya kembali setelah selang waktu sembilan menit.
Teknologi ini kemudian berkembang lebih lanjut pada tahun 2019 dengan penerapan kecerdasan buatan atau artificial intelligence. Dispenser berbasis AI memberikan jeda waktu 10 menit untuk setiap pengguna individu.
Model Baru
Kini, teknologi tersebut berevolusi dengan model baru yang mengharuskan pengguna menonton iklan. Sistem ini dianggap sebagai langkah terbaru dalam upaya efisiensi penggunaan fasilitas umum.
Klip pendek yang diunggah oleh China Insider, baru-baru ini dengan cepat menjadi sorotan warganet. Video itu menunjukkan seorang wanita muda memindai kode QR untuk mengaktifkan dispenser dan harus menonton iklan di ponselnya untuk mendapatkan selembar tisu.
Menurut laporan dari China Insider, ada opsi lain selain menonton iklan yaitu membayar 0,5 yuan atau sekitar Rp1.000. Sama seperti sistem-sistem sebelumnya, model "tonton iklan" ini diterapkan untuk mengurangi penggunaan tisu toilet.
Tapi, yang jadi pertanyaan berikutnya adalah bagaimana jika ada yang tidak bawa ponsel mereka saat ke toilet? Atau bagaimana jika baterai ponselnya habis?