Liputan6.com, Jakarta Kiper Manchester United, Andre Onana, kembali menjadi sorotan usai aksinya di laga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Afrika.
Kamerun harus menelan kekalahan 0-1 dari Tanjung Verde, dan Onana dituding sebagai biang keladi gol tunggal yang dicetak Dailon Livramento.
Advertisement
Seusai laga, suasana semakin panas ketika ratusan fans menyerbu lapangan untuk merayakan kemenangan Tanjung Verde. Salah seorang suporter bahkan mendekati Onana dengan maksud berswafoto.
Namun, alih-alih merespons dengan tenang, Onana justru memaki dan menampar fans tersebut. Insiden ini pun menambah panjang daftar kontroversi yang melibatkan kiper berusia 29 tahun itu.
Momen tersebut menggambarkan betapa situasi Onana kini berada di titik terendah, baik di level klub maupun tim nasional.
Performa yang kerap dipertanyakan, ditambah posisinya yang semakin terpinggirkan di Manchester United, membuat masa depan sang kiper semakin tidak menentu.
Onana Jadi Sasaran Kritik di Kamerun
Gol Dailon Livramento menjadi penentu kemenangan Tanjung Verde atas Kamerun. Dalam proses gol itu, banyak pihak menilai posisi Onana terlalu pasif dan gagal menutup ruang tembak lawan.
Onana memutuskan untuk tidak menghentikan Livramento dengan keluar dari area kotak kecil untuk menutup ruang. Onana bertahan di kotak kecil dan membuat Livramento sangat leluasa untuk melakukan finishing.
Kekalahan ini membuat Kamerun berada dalam situasi genting di kualifikasi Piala Dunia.
Sementara itu, Tanjung Verde hanya butuh satu kemenangan lagi untuk mencatatkan sejarah lolos ke putaran final untuk pertama kalinya. Tekanan dari fans pun semakin besar, hingga memicu kericuhan di lapangan yang melibatkan Onana.
Masa Depan Onana di MU Makin Buram
Di level klub, situasi Onana tidak kalah pelik. Ia sudah kehilangan tempat utama di Manchester United setelah dicadangkan dalam tiga laga awal Premier League musim ini.
Altay Bayindir, yang musim lalu hanya jadi pilihan kedua, kini dipercaya menjadi kiper utama. Kedatangan Senne Lammens dari Royal Antwerp dengan harga £18 juta semakin mempersempit peluang Onana untuk bangkit.
Rumor kepergian Onana dari Old Trafford pun semakin kencang. Ia dikaitkan dengan Trabzonspor yang siap menampungnya dengan status pinjaman.
Namun, minat dari klub top Eropa relatif minim. AS Monaco tidak bersedia untuk menampung Onana. West Ham juga enggan merekrutnya karena merasa sudah memiliki penjaga gawang dengan kualitas setara.
Sumber: SportBible