Hadapi Gugatan Cerai, Pihak Eza Gionino Prioritaskan Mediasi dan Bantah Tegas Isu Liar

Eza Gionino membantah keras isu KDRT dan keberadaan pihak ketiga.

oleh M Altaf JauharDiterbitkan 11 September 2025, 07:00 WIB
Eza Gionino (Foto: Liputan6.com/ M. Altaf Jauhar)

Liputan6.com, Jakarta Eza Gionino digugat cerai oleh istrinya, Meiza Aulia Coritha, di Pengadilan Agama Cibinong, Jawa Barat. Meski begitu, Eza menegaskan akan menempuh jalur damai dan menjadikan mediasi sebagai prioritas utama demi keutuhan rumah tangganya.

Raka Danira, kuasa hukum Eza Gionino mengungkapkan bahwa kliennya memiliki itikad baik mempertahankan keutuhan rumah tangga. Raka juga menegaskan pemicu masalah bukan disebabkan isu Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) maupun orang ketiga.

"Saya Raka Danira kuasa hukum Eza Gionino, hari ini kami akan memberikan tanggapan secara resmi terkait gugatan yang dilayangkan oleh saudari Meiza, terhadap klien kami," ujar Raka Danira di Kawasan Cibubur, Jakarta Timur, Rabu (10/9/2025).

"Kami juga mengklarifikasi bahwa sampai saat ini pemicu permasalahan terkait hal ini bukan karena isu KDRT dan orang ketiga," Raka Danira menegaskan.

Eza kembali mempertegas prahara rumah tangganya murni karena kurangnya komunikasi, bukan isu miring KDRT atau perselingkuhan. Ia bersumpah bahwa semua tudingan liar yang beredar dan dikaitkan dengan gugatan perceraian ini sama sekali tidak benar.

 


Sebut Masalah Kurang Komunikasi

Eza Gionino dan pengacaranya. (M Altaf Jauhar/ Liputan6.com)

"Dengan berita yang Mas Raka bilang, berita yang sangat liar di luar sana, dibilang KDRT lah, ada pihak ketiga, saya jelaskan dan saya tekankan bahwa itu tidak ada sama sekali, demi Allah tidak ada. Murni masalah kita kurang komunikasi, kurangnya komunikasi dengan baik, itu saja," tegas Eza.

Raka menambahkan bahwa sebelum adanya pisah rumah, komunikasi Eza dan Meiza berjalan baik-baik saja. Ia bahkan menyebut ada saksi yang bisa mengonfirmasi hal tersebut.

"Sebelumnya komunikasi Mas Eza dan Echa baik-baik saja. Itu ada saksi, ada Mas Mirza dan Hengky mereka setiap hari di rumah, mereka melihat setiap hari komunikasinya baik-baik saja tidak ada permasalahan," terang Raka.


Prioritaskan Perdamaian

Sidang cerai perdana Eza Gionino dan Meiza rencananya digelar 22 September 2025. Pihak Eza akan berfokus pada upaya mencapai perdamaian agar konflik ini tidak berlarut dan berdampak buruk pada anak-anak.

"Kami tegaskan bahwa dalam proses mediasi nanti, kami memprioritaskan ke arah perdamaian. Kita maunya ayo kita pentingkan untuk masalah mental dan juga psikologi ketiga anak, Mas Eza dan Icha," jelas Raka Danira.


Menikah pada 2018

Seperti diberitakan sebelumnya, Eza Gionino dan Meiza Aulia menikah pada 2018 lalu. Saat itu, pernikahan keduanya menuai perhatian publik karena berlangsung tanpa restu dari ibunda Eza.

Dalam pernikahan mereka, pasangan ini dianugerahi tiga buah hati.

Infografis Journal_Sejumlah Fakta Angka Perceraian di Indonesia (Liputan6.com/Abdillah)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya