Liputan6.com, Jakarta Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet Merah Putih. Lima Menteri Kabinet Merah Putih resmi diganti pada hari ini, Senin (8/09/20205).
Salah satunya, yakni Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan. Meski begitu, Presiden untuk sementara belum menunjuk secara definitif Menko Polkam yang baru.
Advertisement
Pantauan Liputan6.com, pada Senin (8/9/2025) pukul 18.30 WIB Kemenko Polkam terpantau sepi. Terlihat masih ada satu-persatu ASN yang meninggalkan gedung tersebut.
Selain itu, pengamanan ketat juga dilakukan oleh sejumlah aparat TNI di pos masuk Kemenko Polkam. Sedangkan di bagian dalamnya, nampak sejumlah anggota kepolisian juga mondar mandir di sekitar gedung utama.
Dicopot Usai Demo Ricuh
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Budi Gunawan dari jabatan Menteri koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam). Pergantian posisi tersebut pun disorot publik, terlebih usai terjadinya kerusuhan demo di berbagai wilayah Indonesia.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah bahwa demo yang berujung ricuh di berbagai wilayah menjadi alasan Budi Gunawan kena gelombang reshuffle kabinet ini.
"Ya tidak ada karena suatu hal yang spesifik begitu. Ini kan semua bagian dari evaluasi yang menyeluruh," tutur Prasetyo di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/9/2025).
Adapun, hingga saat ini belum ada sosok yang ditunjuk menduduki posisi Menko Polkam, sehingga sementara akan diisi oleh pejabat sementara atau ad interim.
"Ya memang sementara kondisinya begitu," jelas Prasetyo.
Terlebih, proses penandatanganan juga belum dilangsungkan. Dengan begitu, pejabat Menko Polkam kini sementara kosong. "Tunggu dulu, nanti diumumkan," Prasetyo menandaskan.
Selain Budi Gunawan, Prabowo juga mengganti Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, dan Menteri P2MI Abdul Kadir Karding.