Nicolas Jackson Ungkap Saran Berharga dari Sadio Mane Sebelum ke Bayern Munchen

Nicolas Jackson akhirnya resmi meninggalkan Chelsea untuk bergabung dengan Bayern Munchen. Kepindahan ini terjadi setelah melalui drama panjang di bursa transfe

oleh Aga Deta AndityaDiperbarui 08 September 2025, 10:21 WIB
Nicolas Jackson meninggalkan lapangan usai mendapat kartu merah dalam laga Grup D Piala Dunia Antarklub antara Flamengo vs Chelsea di Philadelphia, Sabtu, 21 Juni 2025. (AP Photo/Chris Szagola)

Liputan6.com, Jakarta Nicolas Jackson akhirnya resmi meninggalkan Chelsea untuk bergabung dengan Bayern Munchen. Kepindahan ini terjadi setelah melalui drama panjang di bursa transfer musim panas.

Striker asal Senegal itu pindah ke Bayern dengan status pinjaman senilai 14,2 juta pounds. Klub Jerman tersebut memiliki kewajiban mempermanenkan transfernya sebesar 56,2 juta pounds jika Jackson mencapai jumlah penampilan tertentu.

Chelsea sempat berusaha membatalkan transfer ini setelah Liam Delap mengalami cedera. Namun Jackson bersama agennya menolak kembali ke London dan tetap melanjutkan proses kepindahan.

Menariknya, sebelum memutuskan bergabung ke Bayern, Jackson sempat meminta saran dari kompatriotnya di timnas Senegal, Sadio Mane. Mantan bintang Liverpool itu pernah membela Bayern pada musim 2022/2023.


Saran dari Sadio Mane

Sebagai salah satu tim elite di Eropa, Bayern Munchen kerap disinggahi para pemain haus gol dari musim ke musim. Tercatat ada beberapa pemain yang mampu tampil tajam dengan mencetak banyak gol bersama Bayern Munchen di musim pertamanya. Musim 2022/2023 ini Munchen kedatangan Sadio Mane yang sebelumnya berseragam Liverpool untuk menggantikan peran Robert Lewandowski yang hijrah ke Barcelona. Mampukah Mane yang kini sudah mengemas 5 gol dari 9 laga bergabung dengan deretan 5 pemain berikut yang mampu mencetak banyak gol di musim pertamanya? (AFP/Christof Stache)

Jackson mengaku Mane merupakan sosok penting baginya. Ia menilai pengalaman sang senior sangat berarti untuk membantunya memahami atmosfer Bayern.

Striker 23 tahun itu bahkan sempat bertukar pesan dengan Mane saat proses transfer berlangsung. Ia mengungkapkan kekagumannya pada pemain yang kini memperkuat Al Nassr tersebut.

“Sadio bukan hanya legenda Senegal, tapi juga sosok yang sangat saya kagumi,” ujar Jackson kepada BILD.

“Ia telah membuka banyak jalan untuk kami dengan pencapaiannya. Kami sempat bertukar pesan saat membicarakan transfer saya,” imbuhnya.


Budaya Menang Bayern Munchen

Nicolas Jackson (tengah) mencetak gol untuk Chelsea dalam laga lanjutan Premier League 2024/2025 di markas Leicester City, Sabtu (23/11/2024). (AFP/Justin Tallis)

Mane memberikan pandangan positif tentang Bayern kepada juniornya. Menurutnya, klub asal Bavaria itu bukan sekadar tim besar, melainkan juga keluarga yang menjunjung tinggi budaya juara.

Jackson menilai saran tersebut sangat berharga untuk membantunya beradaptasi. Ia bertekad menjalani karier barunya dengan penuh kerja keras.

“Ia mengatakan bahwa Bayern adalah keluarga besar dengan budaya menang yang luar biasa,” kata Jackson.

“Pesannya sederhana: bekerja keras, tetap rendah hati, dan jadilah diri sendiri. Mendapat saran itu darinya sangat berarti bagi saya,” ucapnya.


Keyakinan Jackson pada Transfernya

Selebrasi Nicolas Jackson dalam laga final UEFA Conference League antara Real Betis vs Chelsea, Kamis (29/5/2025). (AP Photo/Petr David Josek)

Meski transfernya sempat terancam batal, Jackson mengaku tidak pernah ragu. Ia tetap tenang menghadapi situasi rumit dengan keyakinan penuh akan bergabung dengan Bayern.

Sikap tegas itu membuatnya berhasil menuntaskan kepindahan meski Chelsea ingin menariknya kembali. Ia merasa keputusan ini adalah langkah terbaik untuk masa depannya.

“Saya tidak pernah ragu bahwa saya akan menandatangani kontrak dengan Bayern,” tegas Jackson.

“Saya menghadapi situasi ini dengan tenang,” lanjutnya.


Karier Mane dan Jackson

Sadio Mane. Tidak ada yang menyangka striker Senegal berusia 30 tahun ini memilih hengkang dari Liverpool setelah 6 musim yang cukup menjanjikan. Masih menjadi pilihan utama Jugen Klopp, ia akhirnya hijah ke Bayern Munchen di awal musm 2022/2023 dengan nilai transfer 32 juta euro untuk menutup lubang ynag ditinggalkan Robert Lewandowski yang hengkang ke Barcelona. Bersama Bayern Munchen di awal muism ini ia telah mencetak 5 gol dari total 8 laga di semua ajang. (AFP/Christof Stache)

Mane tampil gemilang bersama Liverpool pada periode 2016 hingga 2022. Setelah itu, ia meraih gelar Bundesliga bersama Bayern dengan mencetak 12 gol dari 38 laga.

Sementara Jackson sempat kesulitan menjaga konsistensi sejak pindah dari Villarreal ke Chelsea pada 2023. Meski begitu, ia mampu mencatatkan 30 gol dan 12 assist dalam 81 penampilan.

Selama memperkuat Chelsea, Jackson turut membantu klub meraih dua trofi. Ia memenangkan UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya