Liputan6.com, Jakarta - PT MRT Jakarta (Perseroda) memastikan layanan operasional tetap berjalan normal usai kebakaran food court sekitar Stasiun Cipete Raya, Jakarta Selatan pada Minggu malam, 7 September 2025.
Plt. Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta, Ahmad Pratomo, menyampaikan kondisi aset MRT Jakarta juga dalam keadaan aman dan tidak mengalami kerusakan akibat peristiwa kebakaran.
Advertisement
“Secara umum aset MRTJ dalam kondisi aman serta layanan operasional hari ini berlangsung normal,” kata Ahmad dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (8/9/2025).
Lebih lanjut, Ahmad menjelaskan saat kebakaran terjadi, pihaknya turut berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran untuk membantu proses pemadaman.
“Kebakaran terjadi sekitar pukul 23.34 WIB dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.50 WIB,” kata dia.
Kronologi Kebakaran
Sebelumnya, berdasarkan laporan Suku Dinas atau Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, kebakaran dilaporkan pertama kali pada Minggu malam, 7 September 2025 pukul 23.39 WIB oleh warga.
Api diduga berasal dari mesin freezer di salah satu stan foodcourt ayam steak yang kemudian meledak dan menyambar sedikitnya ke 10 stan lain, termasuk martabak, warung sate, dan bengkel ban.
Sebanyak 18 unit mobil pemadam dan 71 personel dikerahkan ke lokasi di Jalan RS Fatmawati Raya, Gandaria Selatan, Cilandak, dengan unit pertama tiba pukul 23.45 WIB. Api berhasil dilokalisir sekitar pukul 02.30 dan pendinginan selesai pukul 02.50 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Namun, satu orang berusia 40 tahun mengalami luka akibat pecahan kaca dan telah ditangani PMI. Luas area terbakar diperkirakan 1.000 meter persegi dengan nilai kerugian mencapai sekitar Rp1,2 miliar.