Liputan6.com, Jakarta- Marc Guehi, bek tengah Crystal Palace, menjadi sorotan utama di bursa transfer setelah kepindahannya ke Liverpool secara dramatis dibatalkan. Insiden ini terjadi pada menit-menit akhir bursa transfer musim panas, meski sang pemain telah menjalani tes medis dan menyepakati kontrak.
Pembatalan ini memicu kekecewaan besar dari pihak Guehi, yang kini mempertimbangkan untuk melepas jabatan kapten tim.
Advertisement
Situasi tak terduga ini membuka babak baru dalam karier Guehi, menarik perhatian dua raksasa La Liga, Barcelona dan Real Madrid. Kedua klub dilaporkan siap bersaing sengit untuk mendapatkan tanda tangan bek berusia 25 tahun tersebut.
Minat dari klub-klub elite Eropa ini menunjukkan kualitas dan potensi besar yang dimiliki Guehi di kancah sepak bola internasional.
Crystal Palace sendiri membatalkan transfer karena gagal menemukan pengganti yang sepadan, bahkan manajer Oliver Glasner mengancam akan mundur jika Guehi dilepas tanpa ada pemain baru. Kini, dengan kontrak yang akan berakhir pada 2026 dan hubungan yang merenggang, masa depan Guehi di Selhurst Park menjadi sangat tidak pasti, membuka peluang besar bagi klub-klub peminat.
Drama Pembatalan Transfer ke Liverpool
Transfer Marc Guehi ke Liverpool nyaris terealisasi pada bursa transfer musim panas lalu, mencapai tahap negosiasi akhir. Bek timnas Inggris ini bahkan sudah menjalani sebagian tes medis di Liverpool dan dikabarkan telah menyepakati kontrak berdurasi lima tahun. Crystal Palace bahkan telah menyiapkan video perpisahan untuk kapten mereka, yang sempat bocor di media sosial, menandakan betapa dekatnya Guehi dengan pintu keluar Selhurst Park.
Namun, di menit-menit terakhir, kesepakatan itu dibatalkan secara dramatis oleh Crystal Palace. Alasan utama pembatalan adalah kegagalan klub mendapatkan pengganti yang memadai untuk posisi Guehi. Manajer Oliver Glasner bersikeras mempertahankan Guehi karena tidak memiliki cukup waktu untuk mencari bek sepadan.
Glasner bahkan dilaporkan mengancam akan mundur dari jabatannya jika Guehi dijual tanpa adanya pengganti yang tepat. Klub akhirnya menarik diri dari kesepakatan sekitar pukul 19.30 waktu setempat pada hari penutupan bursa transfer, setelah upaya merekrut Igor Julio dari Brighton gagal. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak dan mengubah peta transfer Guehi.