Batal Tinggalkan ke Liverpool, Marc Guehi Diperebutkan Barcelona dan Real Madrid

Drama transfer Marc Guehi semakin memanas setelah batal tinggalkan Crystal Palace, kini ia jadi rebutan Barcelona dan Real Madrid serta klub raksasa Eropa lainnya.

oleh ThomasDiterbitkan 07 September 2025, 19:00 WIB
Bek Timnas Inggris, Marc Guehi. (OZAN KOSE / AFP)

Liputan6.com, Jakarta- Marc Guehi, bek tengah Crystal Palace, menjadi sorotan utama di bursa transfer setelah kepindahannya ke Liverpool secara dramatis dibatalkan. Insiden ini terjadi pada menit-menit akhir bursa transfer musim panas, meski sang pemain telah menjalani tes medis dan menyepakati kontrak.

Pembatalan ini memicu kekecewaan besar dari pihak Guehi, yang kini mempertimbangkan untuk melepas jabatan kapten tim.

Situasi tak terduga ini membuka babak baru dalam karier Guehi, menarik perhatian dua raksasa La Liga, Barcelona dan Real Madrid. Kedua klub dilaporkan siap bersaing sengit untuk mendapatkan tanda tangan bek berusia 25 tahun tersebut.

Minat dari klub-klub elite Eropa ini menunjukkan kualitas dan potensi besar yang dimiliki Guehi di kancah sepak bola internasional.

Crystal Palace sendiri membatalkan transfer karena gagal menemukan pengganti yang sepadan, bahkan manajer Oliver Glasner mengancam akan mundur jika Guehi dilepas tanpa ada pemain baru. Kini, dengan kontrak yang akan berakhir pada 2026 dan hubungan yang merenggang, masa depan Guehi di Selhurst Park menjadi sangat tidak pasti, membuka peluang besar bagi klub-klub peminat.


Drama Pembatalan Transfer ke Liverpool

Marc Guehi adalah bek muda lainnya yang dijual saat Thomas Tuchel memimpin Chelsea. Guehi bergabung dengan Crystal Palace pada musim panas 2021.(AFP/Kudryavtsev)

Transfer Marc Guehi ke Liverpool nyaris terealisasi pada bursa transfer musim panas lalu, mencapai tahap negosiasi akhir. Bek timnas Inggris ini bahkan sudah menjalani sebagian tes medis di Liverpool dan dikabarkan telah menyepakati kontrak berdurasi lima tahun. Crystal Palace bahkan telah menyiapkan video perpisahan untuk kapten mereka, yang sempat bocor di media sosial, menandakan betapa dekatnya Guehi dengan pintu keluar Selhurst Park.

Namun, di menit-menit terakhir, kesepakatan itu dibatalkan secara dramatis oleh Crystal Palace. Alasan utama pembatalan adalah kegagalan klub mendapatkan pengganti yang memadai untuk posisi Guehi. Manajer Oliver Glasner bersikeras mempertahankan Guehi karena tidak memiliki cukup waktu untuk mencari bek sepadan.

Glasner bahkan dilaporkan mengancam akan mundur dari jabatannya jika Guehi dijual tanpa adanya pengganti yang tepat. Klub akhirnya menarik diri dari kesepakatan sekitar pukul 19.30 waktu setempat pada hari penutupan bursa transfer, setelah upaya merekrut Igor Julio dari Brighton gagal. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak dan mengubah peta transfer Guehi.

Lanjut Baca:

Marc Guehi dikabarkan merasa sangat kesal dan geram dengan keputusan mendadak Crystal Palace yang membatalkan transfernya ke Liverpool. Kekecewaan ini begitu mendalam hingga Guehi dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk melepas jabatan kapten tim Crystal Palace. Insiden ini menciptakan ketegangan signifikan antara sang pemain dan manajemen klub. Hubungan antara Guehi dan Crystal Palace dikabarkan retak setelah insiden pembatalan transfer tersebut. Kondisi ini diperparah dengan indikasi bahwa Guehi tidak berencana untuk memperbarui kontraknya yang akan berakhir pada tahun 2026. Situasi kontrak ini menjadi krusial bagi masa depan sang bek. Keengganan Guehi untuk memperpanjang kontrak menempatkan Crystal Palace dalam posisi sulit. Jika tidak ada perpanjangan, klub berisiko kehilangan salah satu aset berharga mereka secara gratis di masa mendatang. Hal ini tentu menjadi perhatian serius bagi manajemen klub.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya