Kesaksian Korban Selamat Tragedi Bangunan Majelis Taklim Ambruk di Bogor: Tiba-tiba, Bruk!

Euis (35), salah satu korban selamat mengungkapkan peristiwa terjadi saat ia bersama puluhan jemaah sedang melantunkan marhaban Maulid Nabi sekitar pukul 09.00 WIB.

oleh Achmad SudarnoDiterbitkan 07 September 2025, 17:00 WIB
Petugas tengah mengevakuasi bangunan majelis taklim ibu-ibu yang ambruk saat digunakan acara Maulid Nabi Muhammad. (Liputan6.com/ Achmad Sudarno)

Liputan6.com, Jakarta Tiga orang tewas dan 56 jemaah luka akibat tertimpa bangunan Majelis Taklim As Sobiyah di Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Minggu (7/9/2025) pagi.

Bangunan lantai 2 majelis taklim ini ambruk saat para jemaah dari kalangan ibu-ibu sedang menggelar peringatan Maulid Nabi.

Euis (35), salah satu korban selamat mengungkapkan peristiwa terjadi saat ia bersama puluhan jemaah sedang melantunkan marhaban Maulid Nabi sekitar pukul 09.00 WIB.

"Saya posisinya duduk di dekat pintu lantai 2. Kalau lantai 2 memang enggak pernah dipakai," ujar Euis di lokasi.

Saat khusyuk melantunkan salawat, tiba-tiba konstruksi pondasi lantai 2 ambruk hingga seluruh jemaah yang ada di dalam terbawa material lalu tertimpa atap bangunan.

"Kejadiannya tiba-tiba, lagi khusyuk tiba-tiba bangunan ambruk," kata Euis.

Sebelum kejadian, ia tidak merasakan keanehan maupun tanda-tanda konstruksi bangunan akan ambruk.

"Enggak ada suara kretek-kretek dulu. Ini tiba-tiba, bruuuk. Pondasi beton ambruk, atap juga otomatis ikut runtuh. Kami semua terseret ke bawah lalu tertimpa material atap," ungkapnya.

 

Jamaah Sempat Berteriak

Sontak, seluruh jemaah berteriak dan sebagian lainnya ada yang tetap berzikir maupun menyebut Allah.

Meski tangan dan kakinya terhimpit material dan kondisi tubuhnya dipenuhi debu, Euis tetap berusaha bangun dan beranjak keluar. Ia lantas berjalan di antara reruntuhan sambil berteriak meminta pertolongan warga.

Sementara situasi di sekitar lokasi tampak kacau dan terdengar suara orang menangis maupun berteriak.

"Saya bangun, lalu nyari bantuan ke depan. Pas dibantu warga, tangan saya mulai terasa sakit. Awalnya sih biasa saja, cuma lemes aja," tuturnya.

 

Langsung Dievakuasi

Euis langsung dievakuasi dan diminta untuk tetap tenang. Beberapa saat kemudian, tim relawan dan medis berdatangan. Ia pun mendapat pertolongan sementara.

Dari hasil pemeriksaan dokter puskesmas, ia mengalami patah tulang di tangan kanan serta luka di bibir akibat tertimpa material.

Menurut Euis, bangunan Majelis Taklim As Sobiyah milik pimpinan Ustadz Zulpaldi Harahap ini baru difungsikan pasca Lebaran 2025. Bangunannya terdiri dari dua lantai.

Bangunan lantai 2 sering dijadikan tempat pengajian oleh santri maupun jemaah dari luar. Namun, baru kali ini majelis tersebut digunakan untuk merayakan Maulid Nabi.

"Untuk lantai bawah masih dalam tahap pembangunan dan rencananya akan digunakan untuk santri belajar mengaji," kata dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya