Arda Guler Angkat Bicara Soal Perbandingan dengan Lamine Yamal, Apa Katanya?

Arda Guler buka suara soal perbandingan dengan Lamine Yamal. Jelang Turki vs Spanyol, bintang Real Madrid ini beri pujian untuk wonderkid Barcelona.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 07 September 2025, 04:56 WIB
Selebrasi Arda Guler dalam laga Real Madrid versus Real Mallorca di La Liga 2025/2026, Minggu (31/8/2025). (AP Photo/Manu Fernandez)

Liputan6.com, Jakarta Nama Arda Guler kembali mencuri perhatian menjelang laga Turki melawan Spanyol di kualifikasi Piala Dunia 2026. Gelandang Real Madrid itu mulai menunjukkan peran penting di bawah asuhan Xabi Alonso.

Namun, fokus publik tidak hanya tertuju pada performanya. Guler kerap dibandingkan dengan bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, yang tengah bersinar bersama klub dan timnas Spanyol.

Menjelang duel akhir pekan ini, Guler akhirnya angkat bicara soal perbandingan tersebut. Ia menegaskan bahwa gaya bermainnya berbeda dengan Yamal, sekaligus melayangkan pujian untuk sang rival.


Guler Tolak Disamakan dengan Yamal

Pemain Real Madrid, Arda Guler dan Trent Alexander-Arnold melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Pachuca pada laga matchday 2 Grup H Piala Dunia Antarklub 2025 di Bank of America Stadium, Senin (23/06/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Nell Redmond)

Berbicara kepada media, Guler menyebut perbandingan itu tidak tepat. "Saya dan Lamine Yamal tidak bermain di posisi yang sama, gaya kami juga berbeda, jadi tidak benar untuk membandingkan. Dia bermain untuk Barcelona dan saya untuk Real Madrid, saya mendoakan yang terbaik untuknya besok," ujarnya.

Meski menolak disamakan, Guler tidak segan memberikan apresiasi untuk lawannya. Ia mengakui Yamal punya talenta besar dan bisa jadi ancaman nyata bagi Turki.

"Saya tidak terkejut dengan apa yang dilakukan Lamine Yamal. Dia punya banyak bakat dan akan berusaha keras untuk menyulitkan kami," tambah Guler.


Dua Bintang Muda dengan Jalur Berbeda

Pemain Real Madrid, Gonzalo Garcia (kiri), merayakan gol bersama Arda Guler dalam laga melawan Borussia Dortmund pada laga perempat final Piala Dunia Antarklub di East Rutherford, New Jersey, Minggu (6/7/2025). (AP Photo/Frank Franklin II)

Yamal tampil gemilang musim lalu bersama Barcelona dengan 18 gol dan 25 assist dalam 55 pertandingan di semua kompetisi. Awal musim ini pun ia langsung mencatat lima kontribusi gol dalam tiga laga La Liga.

Sementara itu, Guler baru benar-benar mendapat tempat utama di Madrid setelah kedatangan Alonso. Dalam tiga laga La Liga musim ini, ia sudah menorehkan satu gol dan satu assist.

Kebangkitan Guler menambah bumbu dalam rivalitas klasik Madrid–Barcelona, kali ini terbawa ke level internasional lewat duel Turki melawan Spanyol.


Yamal dan Spanyol Jadi Ujian Berat

Spanyol datang dengan status juara Eropa dan baru saja menang meyakinkan 3-0 atas Bulgaria, di mana Yamal ikut mencatatkan assist. Performanya diprediksi akan kembali jadi sorotan di Konya.

Bagi Turki, laga ini menjadi ujian penting sekaligus kesempatan membuktikan diri. Kehadiran Guler di lini tengah diharapkan mampu memberi keseimbangan sekaligus ancaman balik bagi Spanyol.

Pertemuan ini tak sekadar soal poin kualifikasi, melainkan juga adu talenta muda antara dua bintang yang diyakini bakal jadi simbol masa depan El Clasico: Arda Guler dan Lamine Yamal.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya