Manchester United Abaikan Peringatan Pep Guardiola Soal Jadon Sancho

Jadon Sancho kembali menjadi sorotan di dunia sepak bola Inggris. Perjalanan kariernya sejak meninggalkan akademi Manchester City penuh liku dan kontroversi.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 06 September 2025, 15:31 WIB
Jadon Sancho - Pemain berusia 21 tahun itu belum juga menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga saat ini di Manchester United. Meski begitu mantan bintang Bundesliga ini tetap menerima gaji sebesar 350 ribu pound sterling atau senilai Rp6,8 miliar per pekan. (AFP/Oli Scarff)

Liputan6.com, Jakarta Jadon Sancho kembali menjadi sorotan di dunia sepak bola Inggris. Perjalanan kariernya sejak meninggalkan akademi Manchester City penuh liku dan kontroversi.

Manchester United merekrutnya pada 2021, meski ada peringatan dari Pep Guardiola terkait mentalitas sang winger. Hal ini memicu perdebatan tentang keputusan transfer yang dilakukan Setan Merah.

Di Borussia Dortmund, Sancho mencatatkan performa impresif dengan jumlah gol dan assist yang mengagumkan. Namun, adaptasinya di Premier League ternyata jauh lebih sulit dari yang diperkirakan.

Kini, winger berusia 25 tahun ini bersiap melanjutkan babak baru kariernya bersama Aston Villa. Kesempatan bersama klub baru menjadi momen penting untuk membuktikan kualitasnya di level tertinggi liga Inggris.


Awal Karier Sancho dan Peringatan Guardiola

Penyerang Manchester United Jadon Sancho. (Oli SCARFF / AFP)

Sancho menembus akademi Manchester City pada 2017 di bawah arahan Pep Guardiola. Ia tidak pernah tampil untuk tim senior sebelum akhirnya dijual ke Borussia Dortmund dengan nilai sekitar 8 juta poundsterling.

Di Dortmund, performanya berkembang pesat dan mencuri perhatian klub-klub besar Eropa. Manchester United akhirnya memboyongnya dengan transfer 73 juta poundsterling setelah persaingan panjang.

Pada 2019, Guardiola mengaku tidak tahu mengapa Sancho dijual. Ia menyebut sang pemain memilih pergi untuk mencari tantangan baru daripada berjuang di tim utama City.

"Saya tidak tahu. Dia tidak ingin menghadapi tantangan ini [untuk berjuang masuk ke tim utama], kesempatan untuk membuktikan apakah dia mampu. Dia memutuskan untuk pergi ke sana. Jadi, itu sempurna. Semuanya berjalan baik dan selamat atas apa yang dia lakukan," kata Guardiola.

"Dia menunjukkan penampilan yang luar biasa. Dia melakukannya dengan sangat baik musim ini. Bagaimana jika musim ini dia berada di City? Saya tidak tahu. Sekali lagi, dengan para pemain, semuanya tergantung pada mereka dan apa yang mereka lakukan di lapangan," tambah Guardiola.


Masa Sulit di Old Trafford

Gelandang Chelsea asal Inggris bernomor punggung 19, Jadon Sancho, mengontrol bola selama pertandingan Liga Primer Inggris antara Chelsea dan Bournemouth di Stamford Bridge di London pada tanggal 14 Januari 2025. (JUSTIN TALLIS/AFP)

Kedatangan Sancho ke Manchester United diiringi ekspektasi tinggi dari fans dan manajemen. Namun, dua musim pertamanya di Old Trafford berjalan jauh dari harapan.

Ia hanya mencetak sembilan gol dari 55 penampilan di Premier League. Hubungannya dengan Erik ten Hag memanas karena masalah performa dan disiplin di latihan.

Lanjut Baca:

"Jadon, berdasarkan performanya di latihan, kami tidak memilihnya. Di Manchester United, Anda harus tampil di level tinggi setiap hari dan kami bisa membuat keputusan di lini depan," ujar Ten Hag setelah kekalahan dari Arsenal pada September 2023. "Soal laga ini, dia tidak masuk skuad," tambah Ten Hag.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya