Hindia Bawakan Lagu Bernadya di Pestapora 2025, Sampaikan Pesan Kawal 17+8 Tuntutan Rakyat

Dalam Pestapora 2025, Hindia selipkan properti bernada ajakan untuk tetap saling jaga dan mengawal 17+8 tuntutan rakyat kepada Pemerintah Indonesia.

oleh Vindy ThereciaDiterbitkan 05 September 2025, 19:21 WIB
Dalam Pestapora 2025, Hindia selipkan properti bernada ajakan untuk tetap saling jaga dan mengawal 17+8 tuntutan rakyat kepada Pemerintah Indonesia.

Liputan6.com, Jakarta Hindia salah satu penyanyi yang mengisi Pestapora 2025 di hari pertama pada Jumat (5/9/2025). Dalam penampilannya kali ini di Boss Stage, Hindia tidak membawakan deretan hitnya, melainkan menyanyikan lagu-lagu populer Bernadya.

Pertukaran lagu dengan Bernadya memang bagian dari konsep Pestapora tahun ini. Konsep "swap lagu" ini memberikan pengalaman berbeda bagi para penonton, yang berkesempatan menyaksikan artis favorit mereka menyanyikan karya musisi lain.

Hindia dan Bernadya saling bertukar lagu di Pestapora 2025. Lagu milik Bernadya dinyanyikan dengan gaya khas Hindia, begitu pun lagu Hindia dilantun dengan gaya khas Bernadya.

Tak hanya membawakan lagu Bernadya, pria bernama asli Baskara Putra ini menyelipkan beberapa properti bernada ajakan agar pengunjung tetap saling jaga dan mengawal 17+8 tuntutan rakyat kepada pemerintah yang telah diserahkan kepada DPR RI pekan ini.


Sisipkan Simbol Perlawanan dan Perjuangan

Dalam Pestapora 2025, Hindia selipkan properti bernada ajakan untuk tetap saling jaga dan mengawal 17+8 tuntutan rakyat kepada Pemerintah Indonesia.

 

Sebagai salah satu orang yang sangat vokal terhadap isu ini, Hindia menyiapkan cara sendiri untuk tetap bersuara dan menggaungkan pesan-pesan perjuangan.

Meski memakai baju berwarna netral, Hindia menyematkan pita pink dan hijau di dadanya. Konfeti warna pink dan hijau pun ditembakkan di sela-sela penampilan dari vokalis Lomba Sihir ini

Belakangan ini, warna Brave Pink dan Hero Green menjadi simbol perlawanan juga perjuangan setelah gelombang aksi besar yang terjadi pada 28 Agustus 2025.

 


Terus Ingatkan Tuk Jaga Satu Sama Lain

Dalam Pestapora 2025, Hindia selipkan properti bernada ajakan untuk tetap saling jaga dan mengawal 17+8 tuntutan rakyat kepada Pemerintah Indonesia.

Tidak hanya warna pink dan hijau, beberapa pesan yang lebih eksplisit juga ditampilkan Hindia. Salah satunya bingkai bertuliskan "1312" di layar monitor samping saat Hindia tampil. Selain itu, kamera juga menyorot properti kursi yang sempat diduduki Hindia, yang ternyata bertuliskan kata "RESET", bagian dari kampanye #ResetIndonesia.

Ada juga properti berupa tempat sampah yang ditempeli beberapa stiker bernada ajakan, seperti "Kawal 17+8", "Rakyat Bantu", dan "Speak Up." Di beberapa kesempatan juga ditampilkan tulisan "Warga Jaga Warga" di layar monitor samping panggung tempat Hindia bernyanyi.

 


Bawakan Lagu Bernadya dengan Gaya Khas

Meski terlihat kurang hafal lagu dan terus melihat buku catatan pribadinya, Hindia berhasil membawakan lagu-lagu Bernadya dengan gayanya sendiri.

Beberapa lagu yang dibawakan Hindia di antaranya "Kini Mereka Tahu," "Kata Mereka Ini Berlebihan," "Satu Bulan," "Apa Mungkin," dan tentu saja "Untungnya, Hidup Harus Tetap Berjalan."

Infografis 10 Venue Konser Musik Berstandar Internasional di Indonesia. (Liputan6.com/Abdillah)

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya