Patrick Kluivert Akui Sempat Komunikasi dengan Presiden Lille, Bahas Transfer Calvin Verdonk

Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert sempat berkomunikasi dengan Presiden LOSC Lille Oliver Letang guna membahas anak asuhnya, Calvin Verdonk, yang baru saja pindah dari NEC Nijmegen ke klub Ligue 1.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 05 September 2025, 19:00 WIB
Pemain Timnas Indonesia Calvin Verdonk pindah ke klub Prancis Lille di bursa transfer musim panas 2025. Pelatih Patrick Kluivert sampai menghubungi presiden klub usai mengetahui anak asuhnya bergabung dengan mantan tim yang pernah dia bela. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Liputan6.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert mengaku dia sempat menghubungi Presiden LOSC Lille Oliver Letang guna membahas kepindahan anak asuhnya, Calvin Verdonk, ke klub Prancis.

Sebagaimana diketahui, pemuda berusia 28 tahun baru diangkut oleh Lille dari NEC Nijmegen lewat bursa transfer musim panas 2025.

Verdonk sebenarnya masih terikat kontrak di klub lamanya sampai 2028. Akan tetapi, tim Ligue 1 mantap memilih menebus dia lewat kesepakatan senilai 3 juta euro.

Kepindahan ini sontak membuat Verdonk menorehkan sejarah sebagai pemain Indonesia dan Asia pertama yang memperkuat Lille. Dia akan mengenakan seragam Les Dougues hingga musim panas tiga tahun lagi.

Menariknya, Lille merupakan klub yang juga pernah dibela pelatih Verdonk di tim nasional. Patrick Kluivert menghabiskan pengujung karier profesionalnya bersama klub Prancis sebelum memilih gantung sepatu pada 2008.


Kluivert Bahas Transfer Verdonk dengan Presiden Klub

Eliano Reijnders, Calvin Verdonk, dan Ramadhan Sananta dalam lagaTimnas Australia Vs Timnas Indonesia di Sydney Football Stadium, Kamis (20/3/2025). (AFP/Saeed Khan)

Alhasil kepindahan Verdonk menuju Lille diakuinya cukup membuat terkejut. Kluivert bahkan langsung menghubungi Presiden Lille guna membicarakan hal ini setelah Verdonk resmi jadi penggawa Les Douges.

"Bagi saya, sangat mengejutkan dia (Verdonk) menandatangani kontrak dengan Lille. Setelah dia tanda tangan, saya bicara dengan presiden klub," kata Kluivert saat ditanyai awak media dalam konferensi pers jelang laga Timnas Indonesia vs Chinese Taipei, Kamis (4/9/2025).

"Saya kenal baik (dengan Presiden Lille) karena saya pernah bekerja sama dengan dia di Paris Saint-Germain. Saya pikir, dan saya tahu, dia sangat senang dengan penandatanganan Calvin," tambah juru taktik Timnas Indonesia.


Pujian Patrick Kluivert untuk Calvin Verdonk

Calvin Verdonk mencoba menahan tendangan Martin Boyle saat Australia menang telak 5-1 atas Timnas Indonesia pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Sydney Football Stadium, Kamis (20/3/2025) sore WIB. (DAVID GRAY / AFP)

Lebih lanjut, Patrick Kluivert juga sempat melontarkan puja-puji untuk Calvin Verdonk menyusul kepindahannya ke Lille. Pelatih asal Belanda itu yakin anak asuhnya bakal jadi pemain penting di klub Ligue 1, seperti saat dia menjadi bintang untuk NEC Nijmegen.

"Saya tidak perlu menjelaskan bahwa Calvin adalah pemain yang luar biasa. Dia (luar biasa) untuk NEC. Dia pun akan begitu bersama Lille. Juga dengan Timnas Indonesia," kata Kluivert.

"Calvin adalah pemain yang sangat-sangat penting buat tim kami, dan tentu saja saya berharap dia sukses dalam pengalaman barunya di Lille," tandas sang pelatih.


Tatap FIFA Matchday

Pemain Timnas Indonesia, Calvin Verdonk (kanan) berusaha menghalau bola tendangan pemain Jepang, Wataru Endo pada laga lanjutan putaran ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (15/11/2024). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Calvin Verdonk saat ini sedang berada di Surabaya untuk menatap FIFA Matchday dengan Timnas Indonesia.

Skuad Garuda diagendakan menantang Chinese Taipei di Stadion Gelora Bung Tomo pada Jumat (5/9/2025), lalu menghadapi Lebanon, Senin (8/9/2025) mendatang.

Pertandingan uji coba ini menjadi momen penting sebab merupakan sarana persiapan untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026. Anak-anak asuh Patrick Kluivert akan bersaing dalam ronde keempat bersama Irak dan Arab Saudi pada Oktober.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya