Pimpin Inkopontren, Waketum MUI Marsudi Syuhud Siap Gerakkan Ekonomi Umat

Kiai Marsudi terpilih secara musyawarah mufakat berdasarkan persetujuan dari seluruh perwakilan 20 Pusat Koperasi Pondok Pesantren (Puskopontren) yang hadir dari berbagai provinsi.

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroDiperbarui 06 September 2025, 00:01 WIB
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Marsudi Syuhud terpilih sebagai Ketua Umum Induk Koperasi Pondok Pesantren (Inkopontren) periode 2025-2030 (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Marsudi Syuhud terpilih sebagai Ketua Umum Induk Koperasi Pondok Pesantren (Inkopontren) periode 2025-2030. Keputusan itu diambil pada agenda Rapat Tahunan Inkopontren yang berlangsung di Pesantren Luhur Al-Tsaqafah, Jakarta, Kamis (4/9/2025).

Kiai Marsudi terpilih secara musyawarah mufakat berdasarkan persetujuan dari seluruh perwakilan 20 Pusat Koperasi Pondok Pesantren (Puskopontren) yang hadir dari berbagai provinsi.

Pada pidato perdananya, Kiai Marsudi menargetkan Inkopontren sebagai lembaga terbesar pembayar zakat. Dia mendorong, Inkopontren sebagai lembaga ekonomi, harus menjadi penggerak terdepan dalam pembangunan ekonomi umat.

“Kita niati dalam usaha ini bagaimana kita bisa menjadi pembayar zakat yang paling besar. Pemberi shadaqah yang paling besar. Menjadi pembayar pajak yang terbesar,” kata Kiai Marsudi seperti dikutip dari keterangan diterima, Jumat (5/9/2025).

Kiai Marsudi berkeyakinan, dengan target penyumbang ekonomi yang besar, gerak Inkopontren sebagai pelaku ekonomi juga akan menemui jalan yang besar. Tidak terkecuali, orang-orang di dalamnya merupakan pelaku ekonomi yang besar. Namun yang dilihatnya, selama ini gerak inkopontren justru menjadi pihak yang mengejar-ngejar zakat. Padahal, salah satu ajaran Islam jelas memerintahkan umat untuk menunaikan zakat.

“Perintahnya kan kita membayar zakat, tapi yang terjadi di kita adalah nguber-nguber zakat. Ini perintahnya, kita membayar zakat, maka kita (Inkopontren) harus menjadi pelaku ekonomi yang besar,” jelas Kiai Marsudi.

Kiai Marsudi berjanji, akan memegang amanah dalam menhakodai Inkopentren untuk periode ke depan. Dia pun mengajak seluruh Puskopontren yang tergabung untuk bergerak bersama dengan basis percaya diri, berfikir posiitf, dan berkarya bersama.

“Basisnya kita adalah percaya diri, basisnya adalah berfikir positif ke depan, dan basisnya kita ke depan adalah berkarya bersama,” yakin Kiai Marsudi.

 

Dukungan Said Aqil

Sementara itu, Pengasuh Pesantren Luhur Al-Tsaqafah yang juga Mantan Ketua PBNU, Prof Said Aqil Siradj berharap Inkopontren di bawah kepemimpinan Kiai Marsudi bisa lebih optimistis dan percaya diri. Dia juga optimistis gerak Inkopontren berfokus pada pemerataan ekonomi umat. Ia tidak ingin, kekayaan yang ada hanya dimonopoli oleh kelompok-kelompok tertentu.

“Insyaallah Tuhan akan mempermudah upaya kita dalam rangka pemerataan. Tidak hanya dinomopoli oleh orang kelompok tertentu kekayaan itu. Harus ada pemerataan, bukan hanya pertumbuhan,” Prof Said Aqil menandasi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya