Liputan6.com, Solo - Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat atau Keraton Solo menggelar kirab Gunungan Grebeg Maulud untuk memperingati puncak Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada hari ini, Jumat (5/9/2025).
Dalam kirab tersebut, dua pasang gunungan tersebut dirayah warga dan abdi dalem karena dipercaya membawa berkah.
Advertisement
Pantauan Liputan6.com, iring-iringan Kirab Grebeg Maulud itu berangkat dari Kori Kamandungan Keraton Solo sekitar pukul 09.30 WIB, Jumat (5/9/2025).
Barisan paling depan merupakan prajurit dan drum band keraton yang diikuti barisan sentana dan abdi dalem keraton yang mengenakan busana adat beskap dipadu dengan jarik dan blangkon.
Kemudian di belakangnya terdapat barisan gamelang yang mengiringi kirab Gunungan Grebeg Maulud yang terdiri dua pasang. Masing-masing sepasang gunungan itu terdiri dari gunungan jaler (laki-laki) dan gunungan estri (perempuan).
Susunan guunungan jaler merupakan hasil bumo seperti kacang panjang, eur, wortem, terong, cabai merah besar, mentimun dan lainnyam. Sedangkan susunan gunungan estri terdiri dari rengginan yang terbuat dari beras ketan, aneka kue yang ditata dengan rapi dan penuh hiasan.
Setelah iring-iringan gunungan Grebeg Maulud tiba di Masjid Agung, kemudian oleh Tafsir Anom Keraton Solo bersama dengan abdi dalem mendoakan gunungan tersebut.
Hanya saja doa belum selesai, salah satu gunungan langsung dirayah warga untuk berebut tuah dari barang yang ada di gunungan tersebut. Tak sampai tiga menit, satu gunungan jaler itu pun ludes dirayah oleh warga.
Lantas, setelah dia rampung, tiga gunungan lainnya kemudian dibawa kembali ke keraton dipanggul oleh ratusan abdi dalem secara bergantian. Setibanya di Kori Kamandungan depan keraton, para abdi dalem langsung berebut untuk mendapatkan gunungan tersebut.
Diikuti Masyarakat Umum
Tak hanya abdi dalem, masyarakat umum juga ikut berebut gunungan di halaman keraton tersebut. Tak sampai lima menit, tiga gunungan itu sudah bersih tak bersisa, hanya kerangka dan pikulan yang bersisa.
Salah satu warga asal Klaten, Slamet Wiyono sangat semringah karena berhasil mendapatkan beberapa sayuran dari gunumgan jaler ketika berebut gunungan bersama warga lainnya. Ia mempercayai bahwa sayur hasil rayahan gununga Grebeg Maulud Keraton Solo penuh dengan berkah dan tuah.
"Ini saya tadi dapat wortel, kacang panjang dan daub pisang dari gunungan tadi. Kalau orang jawa percaya ini berkah. Nanti akan saya bungkus dan saya letakkan di atas pintu rumah," kata Slamet yang datang ke Masjid Agung bersama dengan istrinya untuk berebut berkah Gunungan Maulud.
Warga lainnya yang ikut berebut tuah gununga, yakni Sukirah asal Bekonang, Sukoharjo. Ia mengaku mendapatkan cabai merah besar saat berebut isi gunungan bersama dengan warga lainnya. Cabai tersebut diyakini sebagai berkah oleh sebab itu ia akan menanamnya di sawah.
"Ini katanya berkah nanti saya mau tanam, katanya biar jadi subur dan panen banyak," harapnya.
Makna Grebeg Maulud
Sementara itu, Penghulu Tafsir Anom Keraton Solo Kanjeng Raden Tumenggung Muh Muhtarom menjelaskan bahwa gunungan dalam tradisi Grebeg Maulud melambangkan kehidupan yang tidak bisa dipisahkan dari peran laki-laki dan perempuan.
Menurutnya, gunungan jalwr merepresentasikan laki-laki dengan isian sayur-sayuran mentah seperti kacang panjang, terong, wortel, cabai, dan bahan pangan lainnya.
Sementara itu, gunungan estri atau perempuan berisi makanan siap saji, yang melambangkan peran istri dalam menerima dan mengolah hasil dari suami untuk kebutuhan keluarga.
"Makna Grebeg Maulud sendiri sebenarnya merupakan bentuk syukurnya keraton terhadap lahirnya Nabi Muhammad SAW. Makanya gunungan ini ditempatkan pada tanggal 12 Rabiulawal. Jadi puncaknya di tanggal 12," kata Muhtarom yang juga Ketua Takmir Masjid Agung Solo.
Ia menambahkan pesan dari tradisi ini diharapkan dapat dipahami dan diresapi oleh masyarakat.
"Harapan kita dengan Grebeg Maulud ini masyarakat mampu mengambil makna dari simbol-simbol yang ada. Harapan kita masyarakat menjadi tenteram, damai. Negara kita juga akan tenteram dan damai," jelas dia.