Liga Italia, Persinggahan Terakhir Bintang-bintang Veteran

Dulu, Serie A dikenal sebagai liga terbaik dunia. Para bintang top di puncak kariernya berduel di sana. Namun, pamor itu kemudian memudar secara perlahan. Para pemain ternama tetap berdatangan, tapi di usia senja.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 04 September 2025, 15:19 WIB
Gelandang asal Kroasia milik AC Milan, Luka Modric (atas kanan), melambaikan tangan kepada para penggemar di Milan, Italia, Senin, 4 Agustus 2025. (Marco Ottico/LaPresse via AP)

Liputan6.com, Jakarta Dulu, Serie A dikenal sebagai liga terbaik dunia. Para bintang top di puncak kariernya berduel di sana. Namun, pamor itu kemudian memudar secara perlahan. Para pemain ternama tetap berdatangan, tapi di usia senja.

Fenomena ini sudah terlihat sejak kedatangan David Beckham, Ronaldinho, hingga Fernando Torres. Sejak itu, liga kasta tertinggi Italia seolah menjadi persinggahn terakhir bintang-bintang veteran

Musim 2025/2026 kembali menguatkan stigma Serie A sebagai "liganya para veteran." Ada nama-nama besar yang masih bertahan di level kompetitif. Sebut saja Nemanja Matic, Luka Modric, Kevin De Bruyne, hingga Jamie Vardy.


Nemanja Matic dan Awal Baru di Sassuolo

Pemain Sassuolo, Nemanja Matic (atas), dan Warren Bondo dari Cremonese berebut bola dalam laga Serie A di Stadion Giovanni Zini, Cremona, Italia, Jumat (29 Agustus 2025). (Alberto Marianii/LaPresse via AP)   

Nemanja Matic kini berusia 37 tahun. Gelandang asal Serbia ini pernah memperkuat Chelsea, Benfica, Manchester United, Rennes, dan Lyon.

Setelah sempat membela AS Roma pada 2022-2023, ia kembali ke Italia bersama Sassuolo. Kontraknya berdurasi satu musim hingga 2026.

Bagi Sassuolo yang baru promosi, sosok Matic adalah pengalaman berharga. Kehadirannya memberi stabilitas di lini tengah.

Matic kini satu tim dengan bek Timnas Indonesia, Jay Idzes.


Ciro Immobile Pulang Kampung

Pemain Italia Ciro Immobile melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Republik Ceko pada pertandingan persahabatan internasional di Bologna, Italia, Jumat (4/6/2021). Italia menang 4-0. (AP Photo/Antonio Calanni)

Ciro Immobile adalah legenda hidup Serie A dengan empat gelar top skor. Torehan itu diraih bersama Torino dan Lazio.

Musim lalu, ia sempat merantau ke Turki bersama Besiktas. Dari 41 laga, ia mencetak 19 gol sebelum akhirnya pulang ke Italia.

Kini, di usia 35, ia resmi memperkuat Bologna. Klub tersebut berharap ketajaman Immobile masih bisa diandalkan.


Edin Dzeko dan Misi di Fiorentina

Kedua gol Bosnia dicetak Ermedin Demirovic dan Edin Dzeko. (AP Photo/Peter Dejong)

Edin Dzeko tak asing dengan Serie A. Ia pernah mencetak 107 gol bersama AS Roma dan Inter Milan.

Dua musim terakhir, ia mengadu nasib di Turki bersama Fenerbahce. Catatannya impresif, 46 gol dalam 99 laga.

Fiorentina kini menjadi pelabuhan barunya. Dzeko, 39, menandatangani kontrak satu tahun dengan opsi perpanjangan.


Luka Modric, Mimpi Masa Kecil di Milan

Gelandang AC Milan, Luka Modric, merayakan gol timnya dalam laga Serie A antara Lecce dan AC Milan di Stadion Via del Mare, Lecce, Italia, Jumat, 29 Agustus 2025. (Giovanni Evangelista/LaPresse via AP)

Luka Modric adalah maestro lini tengah Kroasia dengan enam gelar Liga Champions bersama Real Madrid. Ia menutup kisah indahnya di Santiago Bernabeu pada 2025.

Kini, di usia 29, pemenang Ballon d'Or 2018 tersebut menjalani mimpi masa kecil dengan berseragam AC Milan. Kontraknya berdurasi satu musim dengan opsi perpanjangan.

Lanjut Baca:

Debutnya bersama Milan memang tidak berakhir manis karena tim kalah dari Cremonese. Namun, performa Modric tetap dipuji dan menunjukkan kelasnya. Pada laga berikutnya melawan Lecce, Modric mencatat assist dan menjadi pemain terbaik. Kehadirannya jelas memberi pengaruh besar di lini tengah Milan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya