Geger di Sydney, Kakek Salah Jemput Balita dari Penitipan Anak

Menurut otoritas Australia, ini jadi kasus yang serius dan tak boleh terulang. Mereka melakukan investigasi terkait masalah ini.

oleh Teddy Tri Setio BertyDiterbitkan 04 September 2025, 19:30 WIB
Anak sensitif dan mudah menangis hanya perlu bimbingan dari orang tua untuk membantu mengelola emosi mereka. Berikut caranya. (Foto: Unsplash.com/Nathan Dumlao).

Liputan6.com, Sydney - Sebuah pusat penitipan anak di Sydney menjadi sorotan setelah seorang kakek tanpa sengaja menjemput balita yang bukan cucunya. Insiden ini memicu investigasi resmi dan berujung pada pemberhentian sementara salah satu pendidik di tempat tersebut.

Peristiwa itu terjadi di First Steps Learning Academy di Bangor, Senin (1/9/2025). Sang kakek datang untuk menjemput cucunya, namun justru diserahkan anak lain yang saat itu sedang tertidur. Ia pun membawa pulang balita tersebut tanpa menyadari kesalahan fatal yang terjadi.

Kejadian baru terbongkar ketika ibu dari anak berusia satu tahun itu datang menjemput putranya, namun mendapati sang buah hati tidak ada di tempat penitipan.

"Saya tidak bisa menjelaskan perasaan saya," ujarnya kepada Sydney Morning Herald.

"Kami tidak menyalahkan kakek itu. Kesalahan ada pada pihak penitipan anak."

Istri sang kakek mengatakan, suaminya merasa sangat terpukul begitu menyadari kekeliruannya.

"Dia segera mengantar kembali anak itu secepat mungkin. Kami lega anak tersebut baik-baik saja," ucapnya.

Investigasi Resmi Dimulai

Otoritas Pengatur Pendidikan dan Pengasuhan Anak Usia Dini New South Wales menyebut insiden ini sebagai kasus yang "sangat serius dan memprihatinkan."

Pihaknya menegaskan telah meluncurkan investigasi menyeluruh, termasuk meninjau riwayat kepatuhan pusat penitipan anak tersebut.

Sementara itu, pengelola resmi First Steps Learning Academy, Trisha Hastie, menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga. Ia menegaskan bahwa insiden ini bersifat terisolasi dan belum pernah terjadi sebelumnya di cabang manapun.

"Meskipun kami memiliki protokol ketat untuk proses antar-jemput, prosedur itu tidak dijalankan dengan benar pada kasus ini. Pendidik yang terlibat sudah diberhentikan," kata Hastie.

 

Sorotan ke Sektor Penitipan Anak

Ilustrasi bayi menangis (Pixabay)

Kasus ini muncul di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap standar keselamatan di sektor penitipan anak Australia. Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah negara bagian dan federal telah mengumumkan perubahan regulasi untuk memperketat pengawasan, menyusul sejumlah tuduhan pelecehan dan penelantaran di berbagai pusat penitipan anak.

Meski begitu, tidak ada tuduhan serupa yang ditujukan kepada First Steps Learning Academy di Bangor.

Infografis Tahapan Tumbuh Kembang Bayi. (Dok: Liputan6.com/Trisyani)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya