Liputan6.com, Jakarta - PT Humpuss Transportasi Curah (HTC), anak usaha PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) resmi membeli satu unit kapal tug boat dari PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk. Transaksi tersebut dilakukan pada 3 September 2025.
Melansir keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (4/9/2025), kapal yang dibeli bernama Jeneponto 01, dengan nilai perolehan mencapai Rp 11 miliar. Perseroan menyampaikan bahwa pendanaan akuisisi kapal tersebut berasal dari keuangan internal perusahaan.
Advertisement
“Jenis aset yang dibeli adalah satu unit kapal tug boat dengan nama Jeneponto 01,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi.
PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk, selaku penjual kapal, merupakan perusahaan yang berdomisili di Jakarta dan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Perseroan. Sementara itu, pembeli kapal yaitu HTC, merupakan entitas anak dan perusahaan terkendali Humpuss dengan kepemilikan langsung 99,99% saham.
Manajemen menegaskan bahwa transaksi ini bukan merupakan transaksi afiliasi maupun transaksi material. Hal tersebut merujuk pada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), baik dalam POJK No. 42/POJK.04/2020 mengenai Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan, maupun POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.
Perseroan juga menyebutkan, pembelian kapal dilakukan dalam rangka mendukung pengembangan usaha anak usaha.
Restrukturisasi
Sebelumnya, PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) melakukan langkah strategis dengan merestrukturisasi kepemilikan armada kapal melalui transaksi antar anak usaha. Dua unit kapal tug boat Semar Delapan Puluh Dua dan Semar Delapan Puluh Tiga dijual dari PT Baraka Alam Sari (BAS) kepada PT Humpuss Transportasi Curah (HTC).
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari konsolidasi usaha serta penyesuaian fokus operasional masing-masing anak perusahaan. HTC akan lebih menitikberatkan layanannya pada segmen pasar yang sesuai dengan operasional kapal tug boat, sementara BAS bisa lebih fokus pada bidang bisnis lainnya.
"Ini merupakan bagian dari strategi HUMI untuk memperkuat sinergi antar anak perusahaan, sekaligus meningkatkan efisiensi dan ketepatan dalam pengelolaan aset," ujar Direktur Utama HUMI, Tirta Hidayat dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Minggu (27/7/2025).
Lebih Tertata
Dengan pengalihan kepemilikan kapal ini, struktur bisnis HUMI menjadi lebih tertata, sesuai dengan spesialisasi masing-masing entitas anak. Tujuannya adalah agar operasional bisa lebih terfokus, selaras dengan kebutuhan dan keunggulan pasar.