LINK Jawab Rumor Axiata Divestasi Saham

PT Link Net Tbk (LINK) telah meminta Axiata selaku pemegang saham pengendali untuk terus memberikan pembaruan mengenai perkembangan terbaru dari potensi transaksi divestasi.

oleh Maulandy Rizky Bayu KencanaDiterbitkan 03 September 2025, 19:05 WIB
Pengunjung melintas dilayar pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (30/12/2019). Pada penutupan IHSG 2019 ditutup melemah cukup signifikan 29,78 (0,47%) ke posisi 6.194.50. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - PT Link Net Tbk (LINK) memberikan klarifikasi terkait isu aksi divestasi oleh Axiata selaku pemegang saham pengendali. Adapun rumor akuisisi LINK mengemuka usai Axiata melepas sebagian kepemilikan sahamnya di perseroan.

Direktur LINK Yosafat Hutagalung tidak menampik adanya potensi transaksi tersebut. Hanya saja, pertimbangan divestasi tersebut masih tahap awal.

"Namun, berdasarkan informasi terakhir yang disampaikan oleh pemegang saham pengendali perseroan, pertimbangan tersebut masih pada tahap awal, dan belum terdapat suatu keputusan maupun perjanjian terkait keberlanjutan transaksi dimaksud," ujarnya dalam public expose insidentil LINK, Rabu (3/9/2025).

"Meskipun demikian, berdasarkan informasi yang sama, tidak terdapat kepastian bahwa potensi transaksi tersebut akan dilaksanakan," dia menegaskan.

Lebih lanjut, Yosafat mengatakan, perseroan telah meminta Axiata selaku pemegang saham pengendali untuk terus memberikan pembaruan mengenai perkembangan terbaru dari potensi transaksi divestasi tersebut.

"Perseroan akan menyampaikan pengumuman lebih lanjut apabila telah memperoleh informasi tambahan dari pemegang saham pengendali, atau dipandang perlu sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku," tuturnya.

 

Lepas 4,7% Saham LINK

Pekerja melihat layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (4/7/2024). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Adapun pada 26 Agustus 2025 lalu, Axiata Investments Sdn Bhd telah melepas 136.203.259 saham PT Link Net Tbk (LINK) dengan harga Rp 3.060 per saham.

Jumlah saham yang dilepas Axiata itu setara 4,76 persen saham LINK. Dengan demikian, Perseroan meraup dana Rp 413,7 miliar dari penjualan saham LINK.

Setelah transaksi, Axiata memiliki 2.023.087.504 saham LINK atau setara 70,66 persen. Sebelumnya Axiata genggam 2.159.290.763 atau 75,42 persen saham LINK.

 

 

Proses Akuisisi Sebelumnya

Pejalan kaki melintas dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Jakarta, Senin (13/1/2020). IHSG sore ini ditutup di zona hijau pada level 6.296 naik 21,62 poin atau 0,34 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, PT XL Axiata Tbk (EXCL) menyelesaikan pengambilalihan atau akuisisi saham PT Link Net Tbk (LINK) pada Rabu, 22 Juni 2022.

Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), XL membeli 550.316.196 saham atau setara 20 persen kepemilikan non kendali di Link Net dengan harga Rp 4.800 per saham.

Pembelian saham itu dari Asia Link Dewa Pte Ltd. Nilai transaksi pembelian saham itu sekitar Rp 2,6 triliun.Adapun status kepemilikan saham langsung.Ia menyebutkan, perseroan telah menyelesaikan transaksi pada 22 Juni 2022.

"Tujuan dari transaksi investasi demi memberikan nilai positif bagi seluruh pemegang saham, manajemen, dan karyawan juga memberi manfaat terhadap industri telekomunikasi di Indonesia secara lebih luas," tulis Sekretaris Perusahaan PT XL Axiata Tbk, Ranty Astari Rachman.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya