Korban Tewas Gempa Afghanistan Tembus 1.400 Orang

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 03 September 2025, 18:10 WIB
Korban Tewas Gempa Afghanistan Tembus 1.400 Orang
Juru bicara pemerintah Taliban, Zabihullah Mujahid mengatakan pada Selasa (2/9/2025) bahwa jumlah korban tewas akibat gempa di Afghanistan timur telah melonjak menjadi lebih dari 1.400 jiwa. Sementara jumlah korban yang mengalami luka mencapai 3.124 orang. Lebih dari 8.000 rumah dilaporkan hancur. Tim penyelamat masih terus berjuang mencari korban selamat di reruntuhan rumah yang rata dengan tanah di provinsi Kunar, wilayah yang paling parah dilanda gempa. Pemerintah Afghanistan pada Rabu (3/9/2025) telah menurunkan pasukan komando ke wilayah pegunungan di timur negara itu guna mengevakuasi para penyintas yang masih terjebak di bawah reruntuhan rumah. Kementerian Kesehatan Afghanistan menyatakan jumlah korban tewas kemungkinan terus bertambah seiring dengan operasi penyelamatan yang masih berlanjut di sejumlah daerah terpencil.
Warga dari kota dan desa sekitar terpaksa harus mendaki saat mencoba mencapai wilayah yang dilanda gempa untuk membantu para korban di distrik Nurgol, provinsi Kunar, Afghanistan timur, Selasa 2 September 2025. (AP Photo/Nava Jamshidi)
Juru bicara pemerintah Taliban, Zabihullah Mujahid mengatakan pada Selasa (2/9/2025) bahwa jumlah korban tewas akibat gempa di Afghanistan timur telah melonjak menjadi lebih dari 1.400 jiwa. (AP Photo/Nava Jamshidi)
Sementara jumlah korban yang mengalami luka mencapai 3.124 orang. (AP Photo/Nava Jamshidi)
Lebih dari 8.000 rumah dilaporkan hancur. (AP Photo/Nava Jamshidi)
Tim penyelamat masih terus berjuang mencari korban selamat di reruntuhan rumah yang rata dengan tanah di provinsi Kunar, wilayah yang paling parah dilanda gempa. (AP Photo/Nava Jamshidi)
Pemerintah Afghanistan pada Rabu (3/9/2025) telah menurunkan pasukan komando ke wilayah pegunungan di timur negara itu guna mengevakuasi para penyintas yang masih terjebak di bawah reruntuhan rumah. (AP Photo/Nava Jamshidi)
Kementerian Kesehatan Afghanistan menyatakan jumlah korban tewas kemungkinan terus bertambah seiring dengan operasi penyelamatan yang masih berlanjut di sejumlah daerah terpencil. (AP Photo/Nava Jamshidi)

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya