Jadon Sancho Ungkap Peran Marcus Rashford di Balik Kepindahannya ke Aston Villa

Jadon Sancho resmi kembali ke Aston Villa dengan status pinjaman. Ia mengaku keputusan ini dipengaruhi obrolan dengan Marcus Rashford dan Unai Emery.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 03 September 2025, 11:55 WIB
Jadon Sancho resmi dipinjamkan MU ke Aston Villa selama satu musim penuh di bursa transfer musim panas 2025. (Dok. X @AVFOfficial)

Liputan6.com, Jakarta Jadon Sancho akhirnya menemukan pelabuhan baru setelah masa depannya di Manchester United tak menentu. Ia resmi kembali ke Aston Villa dengan status pinjaman hingga akhir musim 2025/2026.

Sebelumnya, winger asal Inggris ini sempat dipinjamkan ke Villa pada musim lalu dan tampil cukup impresif dengan torehan lima gol serta 10 assist dari 41 pertandingan. Namun, Chelsea yang punya opsi permanen justru memilih melepasnya.

Kepindahan ke Villa kali ini dipengaruhi sejumlah faktor, termasuk saran dari mantan rekan setimnya di Manchester United, Marcus Rashford, yang pernah merasakan atmosfer serupa di Villa Park.


Peran Rashford dalam Keputusan Sancho

Jadon Sancho. Sayap kiri Inggris berusia 22 tahun ini menjadi pemain termahal keempat dalam Derby Manchester edisi terbaru. Jadon Sancho didatangkan Manchester United pada awal musim 2021/2022 dari Borussia Dormund dengan nilai transfer 85 juta euro atau kini setara Rp1,39 triliun. Dalam Derby Manchester di Liga Inggris ia selalu tampil dalam 3 kesempatan dengan torehan 1 gol. (AFP/Paul Ellis)

Sancho mengungkapkan bahwa percakapan dengan Rashford menjadi salah satu alasan ia mantap bergabung kembali dengan Villa. “Saya berbicara dengannya saat dia di sini musim lalu, dan saya tahu dia sangat menikmatinya,” ujar Sancho.

Menurut Sancho, Rashford menggambarkan Villa sebagai klub dengan suasana kekeluargaan yang ramah serta dukungan dari para pemain dan staf. “Dia mengatakan banyak hal indah, dan saya benar-benar merasakannya begitu datang,” lanjutnya.

Rashford sendiri sempat dipinjamkan ke Villa pada paruh kedua musim lalu, mencetak empat gol dan enam assist dari 17 laga, sebelum akhirnya dipinjamkan ke Barcelona musim ini.


Emery Jadi Faktor Penentu

Unai Emery, manajer Aston Villa. (Bola.com/X @AVFCOfficial)

Selain Rashford, Sancho menekankan bahwa pembicaraan langsung dengan pelatih Unai Emery juga sangat berpengaruh. Emery disebut memberinya keyakinan dan inspirasi mengenai proyek Villa musim ini.

“Ketika saya berbicara dengan manajer, dia memberi saya kepercayaan diri. Dia menunjukkan rencana untuk musim ini, dan itu benar-benar menginspirasi saya,” kata Sancho.

Ia menambahkan siap dimainkan di posisi manapun yang dibutuhkan tim. Baginya, meski punya target pribadi, prioritas utama tetap membantu tim meraih kesuksesan.


Babak Baru untuk Karier Sancho

Setelah sempat nyaris bergabung dengan Roma, Sancho akhirnya memilih kembali ke Premier League. Villa menjadi tempat baginya untuk mencoba menghidupkan kembali performa terbaiknya seperti saat masih membela Borussia Dortmund.

Dengan usia 25 tahun, Sancho masih memiliki waktu untuk membuktikan diri di level tertinggi. Kembali ke Villa diharapkan bisa membuka jalan menuju kebangkitan kariernya.

Debut keduanya di Villa bisa terjadi setelah jeda internasional, saat tim Emery bertandang ke markas Everton pada 13 September mendatang.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya