Wamenlu Sebut Staf KBRI Tewas Ditembak Mirip Kasus Perampokan

Anis mengatakan sebelum kejadian, Diplomat Muda Kemlu Zetro Leonardo Purba, baru mengambil uang dari ATM.

oleh Delvira HutabaratDiterbitkan 02 September 2025, 22:21 WIB
Wakil Menteri Luar Negeri, Anis Matta berpose usai wawancara khusus dengan Liputan6.com di Jakarta, Selasa (18/2/2025). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Wamenlu Anis Matta mengatakan tewasnya Staf KBRI di Peru, Zetro Leonardo Purba, mirip peristiwa perampokan. Anis Matta mengatakan saat kejadian korban baru mengambil uang dari ATM.

"Jadi ini ada mirip perampokan, tetapi kita sedang menunggu hasil laporan akhirnya. Ini baru laporan sementara seperti itu," kata Anis di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (2/9/2025).

Dari laporan awal, kata Anis, peristiwa itu merupakan tindakan kriminal dan pihaknya sedang bersurat ke Kemlu Peru untuk mengusut kasus.

"Kita mendapatkan laporan ini adalah peristiwa kriminal, tindakan kriminal. Ini adalah pembunuhan. Dan kita akan segera mengirim surat kepada Kemlu Peru untuk segera melakukan investigasi atas kasus pembunuhan itu," kata dia. 

Anis menegaskan peristiwa nass tersebhr akan menjadi bahan evaluasi pelajaran untuk meningkatkan keamanan staf KBRI. 

"Ini pasti akan jadi pelajaran, jadi kasus yang akan kita pelajari. Untuk peningkatan perlindungan bagi para diplomat kita di luar negeri," katanya.

Sebelumnya, Zetro tewas ditembak pada Senin (1/9) malam waktu setempat. Zetro disebut ditembak tiga kali oleh orang tak dikenal (OTK).

 

 

Kronologi Kematian Diplomat Muda Indonesia di Peru

Menteri Luar Negeri RI Sugiono menelepon Menlu Peru Elmer Schialer. (akun twitter @Menlu_RI)

Diplomat muda Indonesia yang bertugas di Kedutaan Besar RI (KBRI) Lima, Peru, Zetro Leonardo Purba, tewas ditembak orang tak dikenal pada Senin (1/9/2025) malam.

Laporan media setempat, Panamericana Television, Zetro ditembak saat sedang bersepeda bersama istrinya. Dalam video yang beredar, Zetro melaju dari arah kiri. Sementara pelaku penembakan berjalan dari arah kanan. Begitu berpapasan, pelaku langsung melepaskan tembakan ke arah Zetro bertubi-tubi. Dalam hitungan detik, tubuh Zetro roboh tak berdaya.

Tak jauh dari lokasi penembakan, rekan pelaku sudah siaga di atas sepeda motor. Setelah memastikan Zetro terkapar, keduanya segera tancap gas dan melarikan diri meninggalkan lokasi kejadian.

Panamericana Television melaporkan, Zetro ditembak beberapa meter dari tempat tinggalnya di wilayah Lince. Korban sempat dievakuasi ke Klinik Javier Prado, namun nyawanya tidak tertolong.

Sang istri selamat dari penyerangan tersebut dan saat ini masih di bawah perlindungan kepolisian setempat.

Infografis Kronologi Penembakan Diplomat RI di Peru. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya