Gempa Afghanistan, Korban Tewas Tembus 1.000 Jiwa

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 02 September 2025, 19:05 WIB
Gempa Afghanistan, Korban Tewas Tembus 1.000 Jiwa
Laporan Masyarakat Bulan Sabit Merah Afghanistan pada Selasa (2/9/2025), menyebutkan, sedikitnya 1.124 orang tewas dan 3.251 lainnya terluka akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,0 yang mengguncang kawasan yang berada di sekitar perbatasan dengan Pakistan. Gempa terjadi pada Minggu (31/8/2025) malam pukul 23.47 waktu setempat. Getaran kuatnya bahkan terasa hingga Kabul yang diikuti sejumlah gempa susulan. Pusat gempa diketahui terletak sekitar 27 kilometer di timur laut Jalalabad, sebuah kota berpenduduk 200.000 jiwa di Provinsi Nangarhar, dekat perbatasan Pakistan. Untuk diketahui, Ini menjadi gempa besar ketiga yang menghantam Afghanistan sejak 2021. Sebelumnya, gempa besar terjadi pada 2022 dan 2023 yang menewaskan lebih dari 3.000 orang di Provinsi Paktika dan Herat.
Seorang warga setempat melihat kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,0 yang melanda Dara Noor, Provinsi Kunar, Afghanistan timur, pada 2 September 2025. (AP Photo/Wahidullah Kakar)
Laporan Masyarakat Bulan Sabit Merah Afghanistan pada Selasa (2/9/2025), menyebutkan, sedikitnya 1.124 orang tewas dan 3.251 lainnya terluka akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,0 yang mengguncang kawasan yang berada di sekitar perbatasan dengan Pakistan. (AP Photo/Wahidullah Kakar)
Gempa terjadi pada Minggu (31/8/2025) malam pukul 23.47 waktu setempat. (AP Photo/Wahidullah Kakar)
Getaran kuatnya bahkan terasa hingga Kabul yang diikuti sejumlah gempa susulan. (AP Photo/Wahidullah Kakar)
Pusat gempa diketahui terletak sekitar 27 kilometer di timur laut Jalalabad, sebuah kota berpenduduk 200.000 jiwa di Provinsi Nangarhar, dekat perbatasan Pakistan. (AP Photo/Wahidullah Kakar)
Untuk diketahui, Ini menjadi gempa besar ketiga yang menghantam Afghanistan sejak 2021. (AP Photo/Wahidullah Kakar)
Sebelumnya, gempa besar terjadi pada 2022 dan 2023 yang menewaskan lebih dari 3.000 orang di Provinsi Paktika dan Herat. (AP Photo/Wahidullah Kakar)

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya