Kurs Rupiah Hari Ini 2 September 2025 di BCA, BRI, BNI dan Bank Mandiri

Berikut kurs rupiah hari ini Selasa 2 September 2025 di sejumlah bank nasional.

oleh Septian DenyDiterbitkan 02 September 2025, 12:15 WIB
Pekerja menunjukan mata uang Rupiah dan Dolar AS di Jakarta, Rabu (19/6/2019). Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini Rabu (19/6) ditutup menguat sebesar Rp 14.269 per dolar AS atau menguat 56,0 poin (0,39 persen) dari penutupan sebelumnya. (Liputan6.com/Angga Yuniar )

Liputan6.com, Jakarta Nilai tukar rupiah melemah pada pembukaan perdagangan hari ini Selasa 2 September 2024. Kurs rupiah loyo sebesar 7 poin atau 0,04 persen menjadi 16.426 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya 16.419 per dolar AS.

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan nilai tukar atau kurs rupiah melemah terbatas seiring tekanan risk off domestik dari aksi demonstrasi.

“Rupiah diperkirakan akan berkonsolidasi dengan potensi melemah terbatas terhadap dolar AS, walau masih tertekan sentimen risk off domestik dari demonstrasi. Namun, dolar AS juga masih tertekan oleh prospek pemangkasan suku bunga The Fed,” katanya dikutip dari Antara, Selasa (2/9/2025).

Berikut kurs rupiah hari ini Selasa 2 September 2025 di sejumlah bank nasional:

BCA

Beli: 16.400 per USD

Jual: 16.420 per USD

BRI

Beli: 16.420 per USD

Jual: 16,429 per USD

BNI

Beli: 16.415 per USD

Jual: 16.430 per USD

Bank Mandiri

Beli: 16.400 per USD

Jual: 16.450 per USD

 

Potensi The Fed Pangkas Suku Bunga

Mengutip Anadolu Agency, Federal Reserve diprediksi menurunkan suku bunga pada bulan ini setelah mempertahankan selama sembilan bulan terakhir. Keputusan ini akan menjadi panduan bagi bank-bank sentral dunia lainnya karena semua berfokus pada peta jalan kebijakan The Fed di tengah ketidakpastian tarif.

Pada pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) terakhir, disampaikan oleh petinggi The Fed bahwa risiko inflasi meningkat seiring kebijakan perdagangan proteksionis Presiden AS Donald Trump. Isyarat penurunan suku bunga juga disampaikan dalam Jackson Hole Economic Policy Symposium di AS.

Kemungkinan The Fed memangkas suku bunga bulan ini berada di angka 87 persen, sehingga suku bunga acuan berada di kisaran 4,25-4 persen.

“Walau demonstrasi sudah mulai terkendali, namun sentimen domestik masih belum bisa langsung pulih. (Di sisi lain), dolar AS yang masih tertekan ini berperan membantu rupiah tidak melemah lebih jauh,” kata Lukman.

 

Prediksi Rupiah Hari Ini

Nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar, selalu mengalami perubahan setiap saat terkadang melemah terkadang juga dapat menguat.

Pada pekan ini, pasar akan menunggu rilis Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur AS dan PMI Jasa AS yang dikeluarkan oleh Institute for Supply Management ISM, serta data Non-Farm Payrolls (NFP) AS.

“Investor cenderung masih wait and see menantikan data-data ekonomi penting AS pekan ini,” ujar dia.

Berdasarkan faktor-faktor tersebut, kurs rupiah diperkirakan berkisar 16.350-16.500 per dolar AS.

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya