6 Pernyataan Emil Dardak Setelah Gedung Grahadi Dibakar Massa, Janji Beri Rasa Aman untuk Warga

Pernyataan Emil Dardak pasca-insiden pembakaran Gedung Grahadi Surabaya menunjukkan keprihatinan. Ia janji berikan rasa aman dan pulihkan kondisi.

oleh Wayan DianantoDiterbitkan 01 September 2025, 21:00 WIB
Pernyataan Emil Dardak pasca-insiden pembakaran Gedung Grahadi Surabaya menunjukkan keprihatinan. Ia janji berikan rasa aman dan pulihkan kondisi. (Foto: Dok. Instagram @emildardak)

Liputan6.com, Jakarta Penyanyi sekaligus Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak “sidak” ke Gedung Grahadi Surabaya, Jawa Timur, yang dibakar massa dalam demonstrasi berujung ricuh, pada Sabtu (30/8/2025). Ia prihatin menyaksikan gedung berejarah itu hangus juga luluh lantak.

Dalam video yang diunggah di akun Instagram terverifikasi, Senin (1/9/2025), Emil Dardak mengecek sejumlah ruangan khususnya di sisi barat Gedung Grahadi. Sebagian atap ludes terbakar. Pintu-pintu kayu yang tersisa ambruk dan rusak berat.

Video itu juga memperlihatkan garis polisi melintang di sejumlah area, sementara kain merah putih menghiasi atap luar gedung. Suami Arumi Bachsin itu tak dapat menyembunyikan kesedihan dan penyesalan atas insiden ini.

Merespons Gedung Grahadi dibakar, Emil Dardak menyampaikan pernyataan sikap kepada jurnalis untuk masyarakat Jawa Timur. Showbiz Liputan6.com merangkumnya menjadi 6 poin penting. Semoga aksi pembakaran tak terulang lagi.

 


1. Aparat Tindak Lanjuti Sesuai Koridor

Emil Dardak mengecek kondisi Gedung Grahadi Surabaya setelah dibakar massa. (Foto: Dok. Instagram @emildardak)

Demo berujung kekerasan tak dapat dibenarkan apa pun alasannya. Karenanya Emil Dardak berpesan agar ke depan peristiwa ini tak terulang lagi mengingat, banyak masyarakat menggantungkan hidup kepada kondusifnya suasana di sekitar.

“Ini menjadi fokus kita. Kami meyakini aparat-aparat yang berwenang, akan melakukan tindak lanjut sesuai pada koridornya terhadap apa yang terjadi di sini,” kata Emil Dardak melansir dari video pernyataan sikap di akun medsosnya, hari ini.

 


2. Sorot Kerusakan Fasum Hingga Museum

Emil Dardak mengecek kondisi Gedung Grahadi Surabaya setelah dibakar massa. (Foto: Dok. Instagram @emildardak)

Demo dan perusakan fasilitas umum (fasum) seolah dua sisi mata uang. Semestinya, perusakan fasum tak terjadi karena intisari demonstrasi yakni penyampaian aspirasi kepada Pemerintah dan DPR RI. Tak hanya fasum rusak. Koleksi museum di Kediri pun dijarah.

“Saya pribadi memperhatikan kerusakan yang justru terjadi di fasilitas yang digunakan oleh masyarakat. Apakah itu fasilitas transportasi umum, bahkan museum yang ada di salah satu kota kalau tidak salah di Kediri. Itu juga dirusak dan hilang koleksinya,” keluhnya.

 


3. Fokus Melindungi Masyarakat

Emil Dardak mengecek kondisi Gedung Grahadi Surabaya setelah dibakar massa. (Foto: Dok. Instagram @emildardak)

Emil Dardak minta perusakan fasum tak terulang karena pada akhirnya, yang merasakan dampa buruknya masyarakat sendiri. Selain memulihkan fasum secepat mungkin, pelantun “Bidadari” itu menyatakan, fokusnya kini memberi perlindungan bagi warga.

Lanjut Baca:

>“Bagaimana masyarakat bisa terlindungi. Kita akan bekerja keras untuk membawa perlindungan bagi masyarakat,” terang Emil Dardak yang tampil simpel berkemeja putih lengan panjang dan celana panjang hitam.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya