Menko Airlangga Minta Investor Tetap Tenang, Fundamental Ekonomi Indonesia Solid

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan, pemerintah akan terus menjalin komunikasi aktif dengan para emiten dan investor untuk menjamin rencana investasi.

oleh Gagas Yoga PratomoDiterbitkan 01 September 2025, 14:32 WIB
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, saat pembukaan perdagangan dan pencatatan perdana saham PT Gunanusa Eramandiri Tbk di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 9 Juli 2024. (Foto: Kemenko Perekonomian)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta para investor dan pelaku pasar modal untuk tetap tenang dan optimistis dalam menghadapi dinamika sosial-politik yang terjadi belakangan ini. Ia menegaskan, fundamental ekonomi Indonesia masih solid sehingga target pertumbuhan ekonomi tetap berada di jalur positif.

"Kami mengimbau para pengusaha untuk tetap tenang dan optimistis. Kita semua punya tanggung jawab moral kepada bangsa ini untuk mempertahankan roda perekonomian agar terus berputar, sehingga lapangan kerja dan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga,” kata Airlangga Hartarto dalam Konferensi Pers Stabilitas Pasar Modal Indonesia di Bursa Efek Indonesia, Senin (1/9/2025).

Airlangga memastikan, pemerintah akan terus menjalin komunikasi aktif dengan para emiten dan investor untuk menjamin rencana investasi tetap berjalan sesuai jadwal.

"Pemerintah akan terus berkomunikasi aktif dengan para emiten dan investor untuk memastikan bahwa rencana investasi tidak terganggu dan tetap berjalan sesuai jadwal,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah memiliki kapasitas penuh untuk menjaga stabilitas ekonomi. Dengan cadangan devisa yang memadai, sistem perbankan yang sehat, serta koordinasi kebijakan fiskal dan moneter yang sinergis, pemerintah yakin volatilitas jangka pendek tidak akan mengganggu arah pertumbuhan ekonomi Indonesia.

 

Dukungan Investor dan Pelaku Pasar Modal

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, saat pembukaan perdagangan dan pencatatan perdana saham PT Gunanusa Eramandiri Tbk di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 9 Juli 2024. (Foto: Kemenko Perekonomian)

Menurut Airlangga, dukungan dari investor dan pelaku pasar modal sangat penting untuk menjaga kepercayaan sekaligus memastikan momentum pertumbuhan tetap terjaga. Target pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen tahun ini disebut masih realistis dan dapat dicapai.

Menko Airlangga Pastikan Ekonomi Indonesia Kokoh: IHSG Sempat Sentuh Rekor 8.000

Sebelumnya, Pemerintah memastikan gejolak sosial dan politik yang terjadi baru-baru ini tidak akan menggoyahkan fondasi ekonomi Indonesia maupun stabilitas pasar modal. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa fundamental ekonomi nasional tetap terjaga, dengan pertumbuhan yang solid serta dukungan indikator makro yang positif.

Airlangga menyampaikan, kinerja ekonomi nasional masih berada pada jalur yang positif. Pertumbuhan ekonomi kuartal II-2025 tercatat 5,12% secara tahunan, sementara sepanjang semester I-2025 mencapai 4,99%. Kondisi ini turut menopang pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat menyentuh rekor baru.

 

   

Kapasitas Pemerintah Jaga Makro Ekonomi

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan 2026

“IHSG dalam momentum menguat selama pekan kemarin bahkan sempat mencapai all time high 8.000. Penurunan hanya terjadi saat demo besar hari Jumat, untuk itu pemerintah yakin optimisme ini masih ada di tengah-tengah kita dan harus kita jaga,” ujar Airlangga dalam konferensi pers stabilitas pasar modal di Bursa Efek Indonesia, Senin (1/9/2025).

Dia menilai, pemerintah terus memastikan komunikasi dengan emiten dan investor agar rencana investasi tetap berjalan sesuai jadwal. Ia menegaskan kapasitas pemerintah dalam menjaga ketahanan makroekonomi tetap terjamin.

 

 

Komunikasi dengan Emiten dan Investor

Karyawan melintasi layar pergerakan IHSG, Jakarta, Rabu (3/8/2022). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Rabu (3/08/2022), ditutup di level 7046,63. IHSG menguat 58,47 poin atau 0,0084 persen dari penutupan perdagangan sehari sebelumnya. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pemerintah, lanjutnya, akan terus menjaga komunikasi dengan emiten dan investor agar rencana investasi tidak terganggu. Selain itu, sejumlah strategi untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional juga telah disiapkan, antara lain mendorong realisasi belanja negara minimal 25% dari APBN, memperkuat investasi yang pada semester I sudah mencapai Rp924 triliun, serta melanjutkan stimulus ekonomi pada paruh kedua 2025.

“Kepada pelaku pasar modal, saya ingin menegaskan pemerintah memiliki kapasitas dan komitmen penuh untuk menjaga stabilitas ekonomi. Cadangan devisa kita memadai, sistem perbankan sehat, dan koordinasi kebijakan berjalan sinergis,” jelasnya.

Airlangga menekankan volatilitas jangka pendek akibat situasi sosial tidak akan mengubah arah pertumbuhan ekonomi Indonesia yang ditargetkan tetap berada di kisaran 5,0–5,2% pada 2025.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya