PDI Perjuangan (PDIP) mengakui pemerintah memiliki hak penuh untuk menaikan harga BBM bersubsidi. Namun, ketidaktegasan pemerintah membuat harga kebutuhan pokok terus melambung. Bila harga BBM naik, maka jumlah warga miskin akan bertambah 1,5 juta jiwa.
"Kenaikan harga BBM itu kan hak penuh pemerintah. Sayang mereka tidak tegas. Jadi, akibatnya merembet ke sektor lain," kata Ketua DPC PDIP Jakarta Pusat Cheppy T Wartono saat ditemui di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Senin (17/6/2013).
Cheppy mengatakan, hak penuh itu sudah diatur dalam UU Migas Pasal 8 ayat 1 tentang Minyak dan Gas Bumi. Namun, pemerintah memilih untuk share ke rakyat melalui persetujuan DPR. "Kalau listrik, iya harus persetujuan DPR. Kalau BBM, pemerintah punya hak penuh menaikan," lanjutnya.
Keputusan pemerintah untuk membiarkan bola liar kenaikan harga BBM jelas berimbas pada kenaikan harga berbagai bahan pokok. Bahkan, inflasi yang dihasilkan sangat tinggi dalam kurun waktu 5 hingga 6 bulan terakhir.
"Harga bahan pokok naik, dalam 5 hingga 6 bulan inflasi sudah menembus 8 persen. Dengan begitu 1,5 juta rakyat kembali miskin," ucapnya.
Mantan anggota Komisi XI DPR periode 2004-2009 itu menambahkan, jika harga BBM naik maka angka kemiskinan akan terus bertambah.
"Belum naik saja sudah 1,5 juta jiwa rakyat miskin bertambah. Ini akan jadi lebih sulit, karena akan ada 1,5 juta jiwa lagi yang akan miskin saat BBM naik," pungkas Cheppy. (Frd/Ism)
"Kenaikan harga BBM itu kan hak penuh pemerintah. Sayang mereka tidak tegas. Jadi, akibatnya merembet ke sektor lain," kata Ketua DPC PDIP Jakarta Pusat Cheppy T Wartono saat ditemui di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Senin (17/6/2013).
Cheppy mengatakan, hak penuh itu sudah diatur dalam UU Migas Pasal 8 ayat 1 tentang Minyak dan Gas Bumi. Namun, pemerintah memilih untuk share ke rakyat melalui persetujuan DPR. "Kalau listrik, iya harus persetujuan DPR. Kalau BBM, pemerintah punya hak penuh menaikan," lanjutnya.
Keputusan pemerintah untuk membiarkan bola liar kenaikan harga BBM jelas berimbas pada kenaikan harga berbagai bahan pokok. Bahkan, inflasi yang dihasilkan sangat tinggi dalam kurun waktu 5 hingga 6 bulan terakhir.
"Harga bahan pokok naik, dalam 5 hingga 6 bulan inflasi sudah menembus 8 persen. Dengan begitu 1,5 juta rakyat kembali miskin," ucapnya.
Mantan anggota Komisi XI DPR periode 2004-2009 itu menambahkan, jika harga BBM naik maka angka kemiskinan akan terus bertambah.
"Belum naik saja sudah 1,5 juta jiwa rakyat miskin bertambah. Ini akan jadi lebih sulit, karena akan ada 1,5 juta jiwa lagi yang akan miskin saat BBM naik," pungkas Cheppy. (Frd/Ism)