5 Sorotan dari Duel MU vs Burnley: Menang tapi PR Masih Banyak, Ditambah Matheus Cunha Cedera

Manchester United akhirnya meraih kemenangan perdana di Premier League musim 2025/2026 setelah menumbangkan Burnley lewat drama di menit-menit akhir.

oleh Ari Rachman PrayogaDiperbarui 31 Agustus 2025, 07:34 WIB
Selebrasi Manchester United saat melawan Burnley di Liga Inggris 2025/2026 (AFP)

Liputan6.com, Jakarta Manchester United akhirnya meraih kemenangan perdana di Premier League musim 2025/2026 setelah menumbangkan Burnley lewat drama di menit-menit akhir.

Bruno Fernandes menjadi penentu lewat eksekusi penalti di masa tambahan waktu dalam laga yang digelar di Old Trafford, Sabtu (30/8/2025) malam WIB.

Gol semata wayang Fernandes lahir pada menit ke-97 setelah VAR mengonfirmasi pelanggaran terhadap Amad Diallo di kotak terlarang. Hasil ini membawa kelegaan bagi kubu Setan Merah yang nyaris kembali gagal meraih poin penuh meski tampil dominan sepanjang laga.

Berikut lima sorotan dari duel MU vs Burnley selengkapnya.


Dominasi Tanpa Penyelesaian

Manchester United bermain imbang 2-2 kontra Burnley pada laga pekan ketiga Premier League di Old Trafford, Sabtu (30/8/2025) malam WIB. (AP Photo/Ian Hodgson)

Anak asuh Ruben Amorim sejatinya tampil meyakinkan di babak pertama. Statistik mencatat 15 tembakan United berbanding hanya dua milik Burnley. Expected goals (xG) mereka bahkan mencapai 1,57, namun keunggulan di lapangan tidak berbanding lurus dengan skor.

Satu-satunya gol hingga jeda tercipta melalui bunuh diri kapten Burnley, Josh Cullen. Bryan Mbeumo sempat memaksa Martin Dúbravka melakukan penyelamatan gemilang, sementara Mason Mount nyaris menambah keunggulan lewat tendangan yang membentur mistar.

Namun, buruknya penyelesaian akhir membuat United harus bekerja keras hingga menit terakhir. Amorim pun mengakui hal tersebut.“Seharusnya laga ini bisa selesai di babak pertama. Kami membuat segalanya terlalu rumit dan akhirnya harus berjuang sampai akhir,” kata sang pelatih kepada Premier League Productions.


Cedera Matheus Cunha Jadi Pukulan

Pemain Manchester United, Matheus Cunha, saat pertandingan Liga Inggris melawan Arsenal di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, Minggu, 17 Agustus 2025. (AP Photo/Dave Thompson)

Di balik kemenangan ini, United justru dihantui kabar buruk. Matheus Cunha harus ditarik keluar lebih cepat akibat masalah hamstring. Penyerang asal Brasil itu langsung menuju ruang ganti dan dipastikan batal memperkuat timnasnya dalam kualifikasi Piala Dunia melawan Cile dan Bolivia.

Amorim menduga cedera tersebut merupakan dampak dari beban fisik saat melakoni laga penuh di Piala Liga tengah pekan. Kondisi Mason Mount juga ikut dipantau karena tak dimainkan di babak kedua demi menghindari risiko cedera lanjutan.

“Kami akan lakukan pemeriksaan lebih detail. Semoga tidak terlalu serius,” ujar Amorim.


Sesko Belum Maksimal

Benjamin Sesko dari Manchester United menyapa para penggemar selama pertandingan Premier League antara Manchester United dan Arsenal di Stadion Old Trafford di Manchester, Inggris, Minggu, 17 Agustus 2025. (Foto AP/Dave Thompson)

Menariknya, saat Cunha ditarik keluar, Amorim lebih memilih memasukkan Joshua Zirkzee ketimbang Benjamin Sesko. Striker asal Slovenia itu baru diturunkan di babak kedua dan mendapat dua peluang emas yang bisa mengunci kemenangan lebih cepat, namun gagal dimaksimalkan.

Lanjut Baca:

Sesko tercatat hanya delapan kali menyentuh bola dalam 18 menit plus injury time. Mayoritas kontribusinya datang di kotak penalti, menegaskan bahwa ia adalah tipikal predator murni yang bergantung penuh pada suplai bola. Meski demikian, ketajamannya masih perlu diasah.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya