10 Motor dan Rumah Makan Rusak saat Demo di Bandung, Dedi Mulyadi Janji Ganti Rugi

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi meninjau dampak aksi massa di kawasan Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (29/8/2025).

oleh Arya PrakasaDiperbarui 30 Agustus 2025, 14:18 WIB
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi meninjau dampak aksi massa di kawasan Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (29/8/2025). (Liputan6.com/Arya)

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi meninjau dampak aksi massa di kawasan Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (29/8/2025). Berdasarkan hasil peninjauannya, ada 10 unit sepeda motor yang hancur akibat amukan massa demo.

Dedi berjanji akan mengganti kerugian pemilik kendaraan bermotor yang hancur dan terbakar akibat aksi demonstrasi. Ia mengatakan, penggantian kerugian tersebut akan dilakukan oleh dirinya sendiri. Namun dia tidak menyebutkan skema penggantian kerugian dengan motor baru atau uang tunai.

"Ada sekitar 10 unit yang dibakar, kemudian ada rumah makan yang dibakar. 10 unit yang dibakar, kami siapkan bantuan untuk membeli motor baru," ujar Dedi saat melakukan peninjauan, Sabtu (30/8/2025).

Selain motor, Dedi juga akan memberikan ganti rugi dan bantuan untuk rumah makan yang terkena dampak dari insiden aksi yang berujung ricuh. Karyawan juga akan diberikan jaminan selama nantinya ada perbaikan rumah makan ini.

"Rumah makan ini juga kita support untuk segera dibangun kembali dan karyawannya selama rumah makannya belum beroperasi kita jamin. Saya tidak mau bahwa ada rakyat yang makin susah," kata Dedi.

 

Pesan Dedi Mulyadi

Dampak aksi massa di kawasan Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (29/8/2025). (Liputan6.com/Arya)

Dedi mengaku tidak mempermasalahkan dengan adanya aksi demonstrasi di manapun di Jawa Barat. Namun, aksi tersebut harus dilakukan secara santun dan tidak berperilaku anarkis yang berujung pengerusakan aset pemerintah serta fasilitas umum.

"Kan mengekspresikan kekecewaan karena rakyat belum mendapat keadilan. Tetapi tidak boleh juga berbuat tidak adil bagi yang lain. Ini yang saya minta. Untuk itu, ke depan siapa pun yang berlaku anarkis di Jawa Barat, saya akan tegas karena merugikan orang lain," ucap dia.

Dedi pun akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengambil keputusan lebih lanjut. Dedi juga meminta keamanan turut disiagakan kepada para pemilik gedung yang berdekatan dengan lokasi Gedung Sate, dan DPRD Jabar.

"Ya saya lihat ini aja dan identifikasi kemudian ambil keputusan-keputusan. Dan saya lihat yang punya gedung-gedung juga tidak boleh hilang, kayak malam misalkan gedung layanan kesehatan, PT Pos. Harusnya dalam posisi siaga, jangan hilang ketika dibutuhkan," kata dia.

 

Instruksi ke Aparat

Dedi juga menginstruksikan terhadap aparat gabungan agar bisa lebih menahan diri dalam menyikapi peristiwa kerusuhan kemarin. Dia mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan hadir menangani setiap persoalan yang ada.

"Ya semua sabar, menahan diri, tidak melakukan tindakan-tindakan yang merugikan dan memperbesar api yang membara. saya Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan senantiasa hadir dalam keadaan apa pun," kata dia.

Infografis Titik-Titik Demo 29 Agustus 2025. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya