Kalahkan Tottenham Lagi, Arsenal Amankan Transfer Piero Hincapie dari Leverkusen

Arsenal akhirnya memenangkan persaingan dengan Tottenham Hotspur untuk mendapatkan bek Bayer Leverkusen, Piero Hincapie. Transfer ini berlangsung dengan skema p

oleh Aga Deta AndityaDiperbarui 30 Agustus 2025, 11:18 WIB
Gelandang AC Milan asal Belanda Tijani Reijnders (kiri) dan bek Bayer Leverkusen asal Ekuador Piero Hincapie berebut bola selama pertandingan sepak bola Liga Champions UEFA antara Bayer 04 Leverkusen dan AC Milan di Leverkusen, Jerman barat pada 1 Oktober 2024.Pau BARRENA / AFP

Liputan6.com, Jakarta Arsenal akhirnya memenangkan persaingan dengan Tottenham Hotspur untuk mendapatkan bek Bayer Leverkusen, Piero Hincapie. Transfer ini berlangsung dengan skema pinjaman plus kewajiban membeli.

Langkah ini kembali menegaskan dominasi Arsenal atas rival sekotanya dalam bursa transfer. Sebelumnya, The Gunners juga sukses mengalahkan Spurs saat mendatangkan Eberechi Eze.

Musim lalu, Arsenal gagal meraih gelar Premier League setelah kalah bersaing dengan Liverpool. Kini, mereka bergerak cepat di pasar transfer untuk memperkuat skuad Mikel Arteta.

Selain Eze, Arsenal juga telah merekrut Viktor Gyokeres, Martin Zubimendi, Noni Madueke, Christian Norgaard, Cristhian Mosquera, dan Kepa Arrizabalaga. Aktivitas belanja besar ini menunjukkan ambisi besar mereka musim ini.


Detail Transfer Piero Hincapie

Pemain Bayer Leverkusen, Piero Hincapie, duel udara dengan pemain Union Berlin, David Datro Fofana, pada laga Bundesliga di Bay Arena, Minggu (12/11/2023). (AFP/Ina Fassbender)

Menurut laporan David Ornstein dari The Athletic, Arsenal dan Leverkusen sudah mencapai kesepakatan resmi. Bek asal Ekuador itu dipinjamkan semusim dengan kewajiban membeli pada musim panas mendatang.

Kesepakatan ini disertai klausul 10% penjualan kembali, membuatnya menjadi investasi jangka panjang. Hincapie juga sudah menandatangani kontrak jangka panjang dengan The Gunners.

Transfer ini memungkinkan Jakub Kiwior hengkang menuju Porto dengan harga 20 juta euro. Kondisi tersebut membuka ruang bagi Hincapie untuk segera beradaptasi di lini belakang Arsenal.


Persaingan Arsenal dan Tottenham

Pemain Bayer Leverkusen, Piero Hincapie, berusaha mengadang tendangan pemain Stuttgart, Waldemar Anton pada laga perempat final DFB Pokal di Stadion di BayArena, Rabu (7/2/2024). (AP Photo/Martin Meissner)

Tottenham sebenarnya sudah lebih dulu mengajukan penawaran untuk Hincapié. Namun, proposal pinjaman dengan kewajiban membeli sesuai klausul pelepasan 60 juta euro ditolak Leverkusen.

Arsenal kemudian masuk dengan tawaran baru yang lebih realistis dan sesuai kondisi pasar. Keinginan Hincapie untuk bergabung dengan tim asuhan Arteta juga mempercepat proses transfer.

Kondisi ini mengulang skenario perekrutan Eberechi Eze yang juga lebih memilih Arsenal. Bagi pendukung Spurs, kegagalan ini menjadi pukulan telak bagi manajemen klub.


Profil dan Potensi Hincapie

Pemain Victor Boniface dan Piero Hincapie serta kiper Werder Bremen Michael Zetterer berebut bola pada pertandingan Liga Jerman (Bundesliga) 2023-2024 di Stadion BayArena, Leverkusen, Minggu (14/4/2024). (AP Photo/Martin Meissner)

Hincapie adalah bek tengah kidal yang bisa dimainkan sebagai bek kiri. Fleksibilitasnya sangat cocok dengan kebutuhan Arsenal maupun Tottenham.

Meski masih berusia muda, ia sudah berpengalaman di Bundesliga dan kompetisi Eropa. Keahliannya dalam membaca permainan dan duel fisik membuatnya diminati banyak klub besar.

Kepindahannya ke Arsenal memperlihatkan ambisi pribadi sekaligus keinginan berkembang di level tertinggi. Baginya, Liga Inggris menjadi panggung ideal untuk mengukir prestasi baru.


Posisi Arsenal di Klasemen Liga Inggris

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya