Mohon Maaf ke Rakyat, Pimpinan Komisi III: Duka Mendalam Meninggalnya Affan Kurniawan

Polri harus mengusut secara menyeluruh, transparan, dan profesional, terutama terhadap anggota kepolisian yang terlibat dalam kejadian tersebut.

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroDiperbarui 30 Agustus 2025, 05:31 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Sari Yuliati (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Sari Yuliati, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh rakyat Indonesia dan duka mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang tewas dilindas kendaraan Brimbob.

“Saya secara pribadi menyampaikan permohonan maaf dan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum, kepada seluruh rekan pengemudi ojek online di seluruh Indonesia, serta seluruh masyarakat Indonesia atas peristiwa yang terjadi” kata Sari seperti dikutip dari siaran pers.

Sari menegaskan, peristiwa duka tersebut harus menjadi perhatian serius Kapolri. Dia mendukung agar Kapolri segera mengusut secara menyeluruh, transparan, dan profesional, terutama terhadap anggota kepolisian yang terlibat dalam kejadian tersebut.

“Ini bukan sekadar soal penegakan hukum, tetapi juga soal keadilan bagi almarhum dan keluarganya. Oleh karena itu, saya mendukung Kapolri untuk segera mengusut tuntas kejadian ini dan menindak tegas pihak-pihak yang bertanggung jawab,” tegas dia.

Sari berharap, kepada Pemerintah untuk memberikan perhatian serius kepada keluarga yang ditinggalkan Alm. orang tuanya, adik-adiknya. Apalagi berdasarkan informasi yang ada, Alm. adalah tulang punggung keluarga.

Dia pun mengimbau kepada seluruh pihak untuk menahan diri dan menjaga situasi agar tetap kondusif.

"Kepada masyarakat percayakan sepenuhnya proses hukum kepada Kepolisian agar kasus ini dapat ditangani dengan seadil-adilnya," dia menandasi.

 

Kapolri Minta Maaf

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta maaf atas insiden pengemudi ojek online yang tewas setelah terlindas mobil Barakuda Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.

Adapun, ini imbas kericuhan demo DPR, di Jakarta pada Kamis (28/8/2025).

“Saya menyesali terhadap peristiwa yang terjadi dan mohon maaf sedalam-dalamnya,” tutur Listyo saat dikonfirmasi wartawan.

Menurutnya, petugas kepolisian telah mencari keberadaan korban dan memerintahkan Propam Polri untuk menindaklanjuti perkara tersebut.

“Saat ini kami sedang mencari keberadaan korban dan saya minta untuk Propam melakukan penanganan lebih lanjut,” jelas dia.

“Sekali lagi kami mohon maaf yang sebesar-besarnya untuk korban dan seluruh keluarga dan juga seluruh keluarga besar ojol,” lanjut Listyo.

 

Kapolda Metro Janji Tindak Tegas Anggota Brimob

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri mengatakan, akan menindak tegas anggotanya terkait kejadian insiden mobil Barracuda Brimob yang menewaskan seorang pengemudi ojek online (ojol) akibat kericuhan demo DPR.

"Saya tegaskan di sini, akan menindak tegas anggota yang melakukan kesalahan, pelanggaran, terhadap kejadian tadi sore. Nanti kami akan serahkan ke Pak Kadiv Propam untuk prosesnya," kata dia saat memberikan keterangan pers di RSCM Jakarta, Kamis (28/8/2025).

Asep menegaskan bahwa dalam penanganan kasus ditabraknya pengemudi ojol ini oleh mobil Rantis Brimob, pihaknya akan bersikap transparan kepada publik.

"Kita akan kita akan buka setransparan mungkin," ungkap dia.

Asep pun menegaskan, pihaknya meminta maaf atas nama Polda Metro Jaya, atas kejadian ditabraknya pengemudi ojol dalam demo DPR tersebut.

"Hari ini kami sangat berduka sekali kehilangan saudara kita, yang mana ada ada kejadian tadi sore. Saya atas nama Pimpinan Polda Metro, dan atas nama kesatuan, menyampaikan permohonan maaf yang mendalam, dan turut beduka cita sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum," tutur dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya