Pengisian Baterai EV di China Naik 53 Persen, Tembus 16,7 Juta Titik

China semakin memperkuat posisinya sebagai pemimpin pasar kendaraan listrik dunia

oleh Arief AszhariDiterbitkan 30 Agustus 2025, 06:11 WIB
Naik 53 Persen, Pengisian Baterai EV di China Tembus 16,7 Titik (Carnewschina)

Liputan6.com, Jakarta - China semakin memperkuat posisinya sebagai pemimpin pasar kendaraan listrik dunia. Hal tersebut, terlihat juga dari infrastruktur di Negeri Tirai Bambu tersebut, yang hingga akhir Juli 2025, jumlah stasiun pengisian baterainya sudah mencapai 16,7 juta unit, naik 53 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya.

Menurut Direktur Badan Energi Nasional (NEA), Wang Hongzhi, saat konferensi pers pada 26 Agustus, disitat dari Carnewschina, rasio infrastruktur pengisian baterai kini mencapai dua charger untuk setiap lima kendaraan, sebuah capaian luar biasa dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Lonjakan tersebut juga ditopang oleh penambahan signifikan sepanjang tujuh bulan pertama 2025, hingga 3,878 juta unit stasiun pengisian baru, atau melonjak 93,2 persen secara tahunan.

Dari jumlah itu, 623 ribu berupa fasilitas publik (naik 28,9 persen), sementara 3,255 juta fasilitas pribadi (naik hingga 113,6 persen).

Rasio pertumbuhan pengsian terhadap kendaraan energi baru (NEV) adalah 1:1,8, yang menunjukkan bahwa fasilitas pengisian bisa mengimbangi laju penjualan kendaraan listrik, dengan 6,913 juta unit domestik sepanjang periode tersebut.

Permintaan listrik untuk model ramah lingkungan ini juga meningkat tajam. Pada Juli 2025, konsumsi listrik nasional untuk layanan charging dan battery swapping mencapai sekitar 7,71 miliar kWh.

Angka ini meningkat 1 miliar kWh dari bulan sebelumnya, dengan pertumbuhan tahunan 53,9 persebn dan bulanan 14,9 persen.

Perusahaan SPKLU

Dominasi pasar pengelolaanpengisian baterai juga terlihat jelas. 15 operator teratas menguasai 84,1 persen dari total pengisian publik. Tiga pemain utama adalah TELD (807 ribu unit), Star Charge (703 ribu), dan YKC/Yunkuai Charge (656 ribu).

Yang menarik, tak hanya operator mandiri, pabrikan EV besar seperti Nio, Li Auto, dan Tesla juga membangun jaringan pengisian sendiri. Contohnya, Nio memiliki 5.137 stasiun dengan 28.681 charging piles. Li Auto, Tesla, XPeng, Zeekr, dan lainnya juga semakin memperkuat jaringan mereka dengan angka yang terus bertambah.

 

Infografis Selamat Datang Era Mobil Listrik di Indonesia

Infografis Selamat Datang Era Mobil Listrik di Indonesia. (Liputan6.com/Fery Pradolo)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya