Lautan Massa Ojol Makin Besar Menuju Mako Brimob Kwitang, Dari Cikarang dan Depok Hadir

Massa pengemudi ojek online (Ojol) semakin membeludak. Ribuan massa bergerak menuju Mako Brimob, Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025).

oleh Randy Ferdi FirdausDiperbarui 29 Agustus 2025, 14:18 WIB
Demo Ojol di Mako Brimob Kwitang (Liputan6.com/Maulandy Rizky)

Liputan6.com, Jakarta - Massa pengemudi ojek online (Ojol) semakin membeludak. Ribuan massa bergerak menuju Mako Brimob, Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025).

Pantauan Liputan6.com, lautan massa Ojol semakin membesar berdatangan sekitar Pukul 13.44 WIB. Kedatangannya bahkan disambut tepuk tangan dan ledakan petasan. 

Ivan, salah seorang driver Gojek asal Cikarang, Kabupaten Bekasi mengatakan, tambahan amunisi ini berasal dari berbagai lokasi. 

Mulai dari iring-iringan pemakaman pengemudi online Affan Kurniawan korban rantis Brimob di Pejompongan, hingga kelompok mitra driver ojol lain. 

"Ada juga yang dari Otista (Jakarta Timur), Kelapa Dua (Depok) juga," kata Ivan yang turut ikut dalam rombongan, saat berbincang dengan Liputan6.com.

Mereka berkumpul di Mako Brimob Kwitang karena hendak menuntut kematiaan Affan Kurniawan yang Tewas dilindas kendaraan rantis Brimob pada kericuhan demo di DPR, Kamis (28/8/2025).

Bakar Sampah

Massa ojol bakar sampah di flyover Senen (Liputan6.com/Maulandy)

Massa bahkan sempat melakukan aksi pembakaran kumpulan sampah di tengah jalan. Tepat di pertigaan di bawah Flyover Senen. 

Sebagian massa menonton dari atas jembatan layang, sambil memberikan dukungan kepada punggawa yang berada di baris terdepan. 

Aksi tersebut sempat ricuh setelah adanya provokasi yang tidak diketahui sumber asalnya. Membuat massa kocar-kacir berlarian ke belakang. 

Setelah itu, kerumunan yang geram mulai melempar botol plastik ke arah Mako Brimob Kwitang. Sejauh ini dari pantauan Liputan6.com, banyak massa masih bertahan di depan markas Brimob.

 

Blokir Jalan Arah Kwitang

Massa Ojol Menuju Mako Brimob Kwitang (Liputan6.com/Maulandy Rizky)

Driver ojol yang berkumpul pun tidak hanya berjaket hijau Gojek dan Grab Indonesia, tapi juga ada yang mengenakan jaket kuning Maxim. 

Beberapa kelompok orang di luar ojol pun ramai berdatangan. Mulai dari warga sekitar, kelompok bersorban putih, sampai remaja tanggung.

Lalu lintas di sekitar flyover jadi macet. Terutama yang menuju arah Kwitang dan Tugu Tani, hanya bisa dilewati oleh kendaraan roda dua saja. 

 

 

 

 

7 Pelaku Ditahan

Massa Ojol Menuju Mako Brimob Kwitang (Liputan6.com/Maulandy Rizky)

Sebelumnya, Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim menyampaikan, ada sebanyak tujuh anggota Polri yang berada di dalam mobil rantis Brimob penabrak pengemudi ojek online hingga tewas saat demonstrasi DPR RI.

"Jadi saat ini perlu saya sampaikan kembali, pelaku sudah diamankan. Pelaku tujuh orang sudah kita lakukan pemeriksaan gabungan dari Propam Mabes dan Brimob Polri," tutur Karim di RSCM, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam.

Menurutnya, pemeriksaan terhadap tujuh anggota tersebut dilakukan di Markas Brimob Polda Metro Jaya kawasan Kwitang, Jakarta Pusat.

"Jadi sudah diamankan dan dilakukan pemeriksaan. Kendaraan sudah diamankan, sudah ada di Kwitang. Jadi kendaraan dan pelaku tujuh orang dalam pemeriksaan," jelas dia.

Beredar video di kalangan wartawan Markas Brimob Polda Metro Jaya digeruduk rombongan ojek online, Kamis (28/8/2025) malam. Diduga hal tersebut imbas insiden kendaraan Brimob yang menabrak dan melindas pengunjuk rasa berjaket ojek online hingga tewas di kawasan Bendungan Hilir.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya