Massa Ojol Masih Padati Kawasan Kwitang, Tunggu Rekan dari Daerah Lain

Mereka sudah memadati kawasan itu sejak Kamis (28/8/2025) malam atau beberapa saat setelah insiden ojol Affan Kurniawan ditabrak mobil Rantis Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.

oleh Maulandy Rizky Bayu KencanaDiperbarui 29 Agustus 2025, 13:04 WIB
Massa Ojol Masih Berkumpul di Sekitaran Kwitang (Foto: Maulandy/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta Massa sempat berkumpul di depan Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat. Mereka sudah memadati kawasan itu sejak Kamis (28/8/2025) malam atau beberapa saat setelah insiden ojol Affan Kurniawan ditabrak mobil Rantis Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.

Massa kembali terlihat pagi tadi di depan Mako Brimob Kwitang dan memprotes aksi brutal Brimob pada Affan. Kemudian Asintel Kaskostrad Brigjen TNI Muhammad Nas, coba melakukan negosiasi dan akhirnya massa bubar.

 

Efek Gas Air Mata Masih Terasa

Massa Ojol Masih Berkumpul di Sekitaran Kwitang (Foto: Maulandy/Liputan6.com)

Pantauan Liputan6.com, Jumat (29/8/2025) pukul 11.30 Wib, meski sudah tidak lagi berkumpul di depan Mako Brimob Kwitang, massa ojol tampak masih berada di sekitar lokasi. Salah satu titik kumpul mereka di kolong flyover menuju Jalan Kramat Kwitang.

Fadil, salah driver ojek online mengatakan, dia dan sekumpulan ojol lainya sudah berada di sekitar Kwitang sejak tadi Kamis malam. Mereka menunggu teman-temannya dari luar daerah yang kabarnya akan hadir. Sembari, menunggu jawaban Brimob perihal insiden tragis itu.

"Ini sambil nunggu kawan (mitra driver ojol) yang dari Bandung, Cimahi dateng. Udah ada yang dateng sebagian, tapi ketahan di Otista gara-gara ada cepu. Pecah ini nanti abis Jumatan," ujarnya saat berbincang dengan Liputan6.com di kawasan Kwitang, Jakarta, Jumat (29/8/2025).

Efek gas air mata juga masih sangat terasa di lokasi. Utamanya ketika menyusuri kolong flyover Jalan Pasar Senen dari arah Salemba, untuk berbelok kiri menuju Mako Brimob Kwitang di Jalan Kramat Kwitang.

Akses ke Tugu Tani Ditutup

Massa Ojol Masih Berkumpul di Sekitaran Kwitang (Foto: Maulandy/Liputan6.com)

Selain itu, sekelompok mitra ojol berjaket hijau juga tampak di dekat penyekatan menuju arah Mako Brimob Kwitang hingga Tugu Tani. Meskipun begitu, mereka masih mempersilakan kendaraan yang lewat dari arah Salemba untuk meneruskan perjalanannya menuju Jalan Gunung Sahari dengan melintasi atas Flyover Jalan Pasar Senen.

Salah seorang petugas pengamanan di Museum Sumpah Pemuda menyampaikan, pemblokiran jalan itu sudah dilakukan sejak dini hari tadi. Ia pun membenarkan adanya aksi penembakan gas air mata dan pembakaran di sekitar flyover.

"Iya, tadi sekitar jam 7.30 WIB (ada petasan dan gas air mata). Sekarang lagi pada mediasi di Mako Brimob. Sekitar jam 10.30 WIB kerumunan sudah terurai untuk berpindah ke arah Mako Brimob," ungkapnya kepada Liputan6.com.

Terjadi sejak Subuh

Sementara penjaga pengamanan di gerai makanan siap saji menyampaikan, kericuhan di sekitar kawasan itu sudah terjadi sejak Subuh hari ini.

"Itu ojol dan massa ngumpul di bawah jembatan dari malem. Jam 05.00 WIB sempet rame, ricuh. Enggak cuman ojol, ada massa lainnya juga," beber dia kepada Liputan6.com.

Berdasarkan pemantauan, memang ada sebagian kelompok yang ikut serta dalam massa aksi namun tidak mengenakan jaket hijau. Ada yang berpakaian bebas dengan mengenakan atribut-atribut tertentu, dan sebagian kecil remaja yang memakai kaos sekolah.

 

 

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya