Besiktas Resmi Pecat Ole Gunnar Solskjaer Usai Gagal ke UEFA Conference League

Petualangan Ole Gunnar Solskjaer bersama Besiktas berakhir lebih cepat dari yang diperkirakan. Manajemen klub raksasa Turki itu resmi memecat mantan manajer Manchester United setelah tim tersingkir memalukan dari babak play-off UEFA Conference League.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 29 Agustus 2025, 10:23 WIB
Pelatih kepala Besiktas asal Norwegia, Ole Gunnar Solskjaer, bereaksi di akhir pertandingan pekan ke-7 fase liga Liga Europa UEFA antara Besiktas dan Athletic Bilbao di stadion Besiktas Park di Istanbul pada 22 Januari 2025. (Yasin AKGUL/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Petualangan Ole Gunnar Solskjaer bersama Besiktas berakhir lebih cepat dari yang diperkirakan. Manajemen klub raksasa Turki itu resmi memecat mantan manajer Manchester United setelah tim tersingkir memalukan dari babak play-off UEFA Conference League.

Keputusan ini diumumkan lewat pernyataan singkat berisi hanya 40 kata. Dalam rilis tersebut, Besiktas menegaskan kontrak Solskjaer diputus setelah rapat dewan direksi. Ketua klub, Serdal Adalı, juga menyampaikan terima kasih atas jasa sang pelatih selama menjabat.

Pemecatan ini tak lepas dari hasil mengecewakan kontra Lausanne. Setelah menahan imbang 1-1 di leg pertama, Besiktas sejatinya diunggulkan saat tampil di kandang sendiri. Namun, mereka justru tumbang 0-1 dari wakil Swiss dan gagal melangkah ke fase grup.

Gol tunggal Lausanne dicetak oleh Nathan Butler-Oyedeji, mantan pemain muda Arsenal yang baru bergabung musim panas lalu. Bagi penyerang berusia 22 tahun itu, gol tersebut menjadi torehan perdananya bersama klub sekaligus mengakhiri asa Besiktas di Eropa.


Pukulan Telak Solskjaer

Ole Gunnar Solskjaer memulai cerita barunya bersama Besiktas dengan sempurna. Pada laga debutnya, mantan manajer Manchester United itu membawa Besiktas menang dengan skor besar melawan Athletic Bilbao. (AP Photo)

Bagi Solskjaer, kekalahan ini menjadi pukulan telak. Ia baru bergabung dengan Besiktas pada Januari lalu setelah tiga tahun vakum dari dunia kepelatihan sejak didepak Manchester United pada 2021.

Musim lalu, Solskjaer masih mampu membawa tim finis di posisi keempat Liga Turki.

Selama di Istanbul, pria asal Norwegia itu sempat mengandalkan beberapa nama eks Liga Inggris seperti Alex Oxlade-Chamberlain, Arthur Masuaku, hingga Gedson Fernandes.

Namun, kombinasi itu gagal memberi kestabilan yang diharapkan manajemen maupun fans.


Ironi Solskjaer

Ole Gunnar Solskjaer memulai cerita barunya bersama Besiktas dengan sempurna. Pada laga debutnya, mantan manajer Manchester United itu membawa Besiktas menang dengan skor 4-1 melawan Athletic Bilbao pada matchday ke-7 Liga Europa di Stadion Tupras pada Rabu (22/1/2025) malam WIB. (AP Photo)

Yang membuat situasi semakin ironis, lawan yang menyingkirkan Besiktas dimiliki oleh INEOS, perusahaan milik Sir Jim Ratcliffe, pemegang saham mayoritas Manchester United.

Dengan kata lain, klub yang berkaitan erat dengan United justru menjadi penyebab jatuhnya legenda mereka sendiri.

Saat ini, Lausanne berada di peringkat kedelapan Liga Super Swiss. Sementara Besiktas harus kembali fokus pada kompetisi domestik dengan status tanpa manajer tetap, sambil mencari sosok baru yang mampu mengangkat prestasi tim.

Sumber: Besiktas SK

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya