Segala Hal Tentang Drawing Liga Champions 2025/2026: Hari Ini Live Streaming di Vidio

Draw Liga Champions 2025/26 segera digelar dengan format 36 tim. Simak pembagian pot, aturan undian, dan jadwal lengkapnya di sini.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 28 Agustus 2025, 17:00 WIB
Drawing Liga Champions bakal digelar di markas UEFA (doc. UEFA)

Liputan6.com, Jakarta Musim baru Liga Champions akan segera bergulir. PSG akhirnya berhasil mengangkat trofi untuk pertama kalinya musim lalu, dan kini klub-klub Eropa kembali bersiap untuk bertarung memperebutkan mahkota juara Benua Lama.

Pengundian untuk fase liga, yang akan dimulai pada 16 September, akan dilakukan pada Kamis ini. Dengan kemenangan Tottenham Hotspur di Liga Europa musim lalu, akan ada enam tim asal Inggris yang bertanding dalam turnamen tahun ini.

The Athletic telah merangkum semua detail penting yang perlu diketahui seputar pengundian fase liga yang dinantikan tersebut. Lantas, seperti apa format dan prosedurnya?


Format Baru Liga Champions: 36 Tim dan 8 Laga

Trofi Liga Champions berada di tengah panggung drawing fase grup Liga Champions 2019-2020, di Monaco, Kamis (29/8/2019). (AFP / Valery Hache)

Musim lalu, Liga Champions memperkenalkan format baru dengan 36 tim yang akan berlaku setidaknya hingga tahun 2027. Dalam fase liga ini, setiap tim akan memainkan delapan laga.

Untuk keperluan pengundian, tim-tim dibagi ke dalam empat pot yang masing-masing berisi delapan tim berdasarkan koefisien UEFA.

Koefisien ini adalah sistem peringkat yang didasarkan pada performa tim di kompetisi UEFA selama lima musim terakhir, yang membantu menentukan lawan yang akan dihadapi di fase liga. Sangat penting untuk dicatat bahwa tim dari negara yang sama tidak dapat dipertemukan dalam fase liga.

Setelah fase liga berakhir, delapan tim teratas di klasemen akan melaju secara otomatis ke babak 16 besar. Sementara tim yang finis di peringkat kesembilan hingga ke-24 akan maju ke babak play-off knockout.

Mereka akan menghadapi tim play-off lainnya dalam pertandingan kandang-tandang untuk memperebutkan tiket ke 16 besar, dengan delapan tim yang kalah akan langsung tereliminasi.


Apakah Format Liga Berhasil Musim Lalu?

Kapten tim Paris Saint-Germain (PSG) asal Brasil, Marquinhos mengangkat trofi bersama rekan setimnya saat merayakan kemenangan pada laga final Liga Champions 2024/2025 melawan Inter Milan di Allianz Arena, Jerman, pada 31 Mei 2025 waktu setempat atau Minggu 1 Juni 2025 dini hari WIB. (FRANCK FIFE/AFP)

Fase liga musim lalu menyuguhkan banyak kejutan. Di luar dugaan, juara bertahan Real Madrid, bersama Manchester City, Bayern Munich, PSG, dan Juventus harus puas finis di posisi play-off.

Format ini berhasil menciptakan laga-laga yang lebih menarik dan kompetitif. Banyak yang berargumen bahwa kelemahan fase grup tradisional adalah terlalu banyaknya laga yang tidak berarti, namun fase liga justru dipenuhi hasil yang mengejutkan.

Kemenangan telak Sporting 4-1 atas Manchester City, Aston Villa yang mengalahkan Bayern Munich di kandang sendiri, dan Dortmund yang menghajar Barcelona 3-1 adalah sedikit dari banyak contoh.

Lanjut Baca:

Hari pertandingan terakhir fase liga, yang menampilkan 18 laga secara bersamaan, juga menciptakan drama luar biasa. Klasemen berubah berkali-kali dan menimbulkan ketidakpastian nasib bagi klub-klub besar yang telah disebutkan sebelumnya. Hasil-hasil kejutan di fase liga itu akhirnya memunculkan pertemuan-pertemuan menarik di babak knockout, seperti ketika Liverpool yang finis sebagai juara liga justru harus berjibaku melawan PSG di babak 16 besar.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya