Presiden Prabowo Singgung Immanuel Ebenezer: Apa Tak Ingat Istri dan Anak Kalau Tangan Diborgol?

Presiden Prabowo Subianto menyindir mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer. Harusnya, pejabat tidak korupsi jika ingat nasib anak dan istrinya.

oleh Lizsa EgehamDiperbarui 28 Agustus 2025, 13:14 WIB
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel ditahan KPK setelah terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta Presiden Prabowo Subianto menyayangkan perbuatan mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel yang menjadi tersangka kasus pemerasan K3 di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Prabowo mengingatkan pejabat negara agar ingat keluarga sehingga tidak terjerat korupsi.

"Saya agak malu saya, sebetulya orangnya itu menarik ya, mungkin dia khilaf. Saudara-saudara, apakah tidak ingat istri dan anaknya, kalau tangannya diborgol pakai baju oranye, apa tidak ingat anak dan istrinya," ujar Prabowo dalam acara Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Otonomi Expo Tahun 2025 di ICE BSD Tangerang, Banten, Kamis (28/8/2025).

Presiden Prabowo Subianto sedang mempersiapkan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) pengganti Immanuel Ebenezer atau Noel yang menjadi tersangka KPK. (Liputan6.com/Lizsa Egaham)

Prabowo: Kau Pasti Dibersihkan

Prabowo mengaku sudah berkali-kali mengingatkan para pejabat negara untuk ‘membersihkan diri’. Jika hal itu tidak dilakukan, Prabowo berjanji akan membersihkan mereka.

"Sebelum saya dilantik, sesudah dilantik, pada saat dilantik terus saya ingatka semua lembaga bersihkan dirimu sebelum kau akan dibersihkan, dan kau akan dibersihkan pasti," tegas Prabowo.

Kepala Negara kasihan dengan para pejabat negara yang bermasalah dengan hukum. Dia menyindir pejabat atau pihak-pihak yang menilai pemerintahan yang dipimpinnya lemah.

"Saya ingatkan tapi kadang-kadang ya khilaf manusia itu mungkin, atau mengira bahwa pemerintah RI itu bodoh, atau mengira bahwa pemerintah RI yag saya pimpin lemah, atau mengira Pemerintah yang saya pimpin bisa disogok," ucap Prabowo.

Sebelumnya, KPK menggelar OTT pada Kamis (21/8) dini hari di Jakarta. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya