Liputan6.com, Jakarta Ratusan pelajar dari beberapa sekolah di Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (27/8/2025).
Adapun makanan MBG yang disantap berupa bakso, jagung, dan mie. Di mana, setelah makan itu, siswa mengalami muntah dan pusing.
Advertisement
Pelaksana Tugas Direktur Rumah sakit umum daerah Kabupaten Lebong, dr. Eni Efriyani mengatakan, siswa yang mengalami pusing dan muntah-muntah sudah mendapatkan penanganan dari dokter anak dan dokter umum rumah sakit.
"Siswa yang dilarikan kerumah sakit telah diberikan cairan, antibiotik, dan obat-obatan lainnya," kata dia.
Dijelaskannya, lebih dari 200 siswa yang dilarikan kerumah sakit dalam observasi medis selama 24 jam dan ditangani seluruh dokter di rumah sakit Lebong.
Eni juga mengungkapkan, Bupati Lebong, Azhari juga sudah meminta agar 130 siswa yang alami keracunan melakukan tindakan cepat.
"Bupati meminta agar seluruh tenaga medis dan dokter dikerahkan untuk mengobati siswa yang alami keracunan," jelas dia.
Respons Gubernur Bengkulu
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyampaikan rasa duka dan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa ratusan siswa di Kabupaten Lebong yang mengalami keracunan makanan.
Dia meminta pihak berwenang segera melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.
“Setelah ada laporan resmi, hasilnya akan kita sampaikan ke pemerintah pusat untuk menjadi bahan pertimbangan dan keputusan lebih lanjut,” jelas dia.
Helmi menegaskan, peristiwa serupa seharusnya tidak terjadi bila semua prosedur dijalankan dengan benar. “Ini menjadi pembelajaran penting bagi kita semua,” tambahnya.
Beri Perawatan Maksimal
Kepada keluarga korban, Helmi berpesan agar tetap sabar menghadapi ujian ini. Ia juga meminta rumah sakit dan tenaga medis memberikan pelayanan maksimal dalam perawatan para siswa.
“Seluruh armada ambulans gratis juga saya minta siaga untuk membackup jika diperlukan,” ujarnya.
Sebagai bentuk tanggung jawab, Helmi menugaskan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkup Pemprov Bengkulu untuk turun langsung ke Kabupaten Lebong guna melakukan pendampingan dan penanganan.
Selain itu, ia juga mengajak seluruh masyarakat Bengkulu untuk mendoakan kesembuhan para siswa.
“Semoga anak-anak kita segera pulih dan kembali bersekolah. Mari kita jadikan ini pelajaran bersama agar program makanan bergizi gratis benar-benar dijalankan sesuai prosedur,” pungkasnya.