Liputan6.com, Jakarta Sosok Pratama Arhan memang dikenal publik luas sebagai bintang lapangan hijau yang membela Timnas Indonesia. Namun, di luar dunia sepak bola, terdapat sisi lain dari dirinya yang jarang diketahui yakni Arhan merupakan seorang mahasiswa yang juga mempersiapkan tugas akhir skripsi. Baru-baru ini, dirinya terlihat menjalankan sidang proposal skripsi di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang.
Dalam momen yang dibagikan akun Instagram @udinusofficial yang diunggah tujuh hari lalu, memperlihatkan Arhan sedang mengenakan jas almamater biru. Arhan terlihat sedang mempresentasikan topik skripsinya dengan penuh percaya diri. Sekilas, penampilan tenang namun profesional ditunjukkan Arhan di depan dosen penguji. Tak heran, momen tersebut langsung mencuri perhatian warganet.
Advertisement
Di ruangan ujian tersebut, sejumlah dosen pun turut memberi semangat agar dirinya bisa merampungkan babak akhir perjalanan akademik S-1 tersebut. Lantas bagaimana detik-detik Arhan mempresentasikan model rencana skripsinya itu? Simak informasi selengkapnya, dirangkum Liputan6, Rabu (27/8).
1. Tampak Tenang saat Memulai Ujian Proposal Skripsi
Sidang skripsi kerap kali menjadi momok bagi banyak mahasiswa, namun Arhan tampil memukau dengan ekspresi tenang sejak awal. Ia memasuki ruang sidang dengan pakaian formal lengkap seperti jas almamater dan kemeja putih, juga membawa laptop. Selama beberapa jam, dirinya mempersiapkan momen ini dan menjelaskan rencana tugas akhirnya.
Meski sempat terlihat gugup di menit-menit awal, Arhan kemudian mampu membacakan salindia presentasi yang terpampang. Tidak tampak gugup atau ragu, ia memulai dengan salam hormat kepada dosen, lalu lanjut pada bagian pembukaan proposal dengan artikulasi yang jelas.
"Diam jadi atlet bola, bergerak satu langkah jadi sarjana🎓," tulis keterangan di unggahan tersebut.
2. Public Speaking Arhan Terlihat Luwes saat Menyampaikan Materi
Tidak hanya tenang, Arhan juga menunjukkan kemampuannya dalam public speaking yang jarang dimiliki oleh mahasiswa non-komunikasi. Ia menggunakan intonasi yang pas, gestur tangan yang mendukung penjelasan, serta kontak mata dengan audiens yang menunjukkan ia menguasai ruangan. Hal ini terlihat jelas saat ia menjelaskan bagian “Kerangka Konseptual dan Hipotesis”.
Slide yang ditampilkan berisi 3 variabel utama, yakni, Brand Ambassador, Social Media Marketing, dan Brand Familiarity, yang semuanya diarahkan untuk mengukur pengaruh terhadap peningkatan penjualan. Arhan menjelaskan korelasi antar variabel tersebut dengan runtut dan sistematis, sambil menekankan bahwa setiap elemen memainkan peran penting dalam strategi pemasaran.