MMA Global Indonesia Executive Dialogue: Racik Strategi Pemasaran di Tengah Dinamika Ekonomi

Pemasaran tak lagi sekadar pendukung, melainkan "mesin penggerak" kesuksesan bisnis. Simak rangkuman MMA Global Executive Dialogue tentang bagaimana peran pemasar di tengah derasnya dinamika pasar.

oleh Arief Rahman HDiterbitkan 26 Agustus 2025, 17:00 WIB
MMA Global Indonesia Executive Dialogue, di The Hermitage Hotel, Jakarta, Selasa (26/8/2025). (Liputan6.com/Arief)

Liputan6.com, Jakarta - Kondisi perekonomian global menjadi salah satu tantangan di sektor pemasaran dunia, termasuk Indonesia. Sejalan dengan itu, MMA Global Indonesia membahas sederet strategi penting pemasaran yang terus berkembang.

Chairperson MMA Global Indonesia, Sutanto Hartono, menegaskan, pemasaran saat ini harus bisa lincah dalam menangkap peluang di tengah dinamika ekonomi yang terjadi. Ini digadang-gadang menjadi kunci sukses bagi sebuah brand.

"Agile, harus lincah untuk mengadaptasi dari sisi apa yang terjadi di lingkungan kita," kata Sutanto dalam MMA Global Indonesia Executive Dialogue, di The Hermitage Hotel, Jakarta, Selasa (26/8/2025).

Fokus tersebut menjadi bahasan para petinggi perusahaan dalam MMA Global Indonesia Executive Dialogue. Menurutnya, pemasaran perlu mengambil peran penting dan beradaptasi.

"Pemasaran ini harus step up untuk mempunyai critical role, bisa menjadi mesin untuk menggenjot kesuksesan bisnis atau kita sebut sebagai engine growth of business," tegas dia.

Sutanto menilai, pemasaran sebelumnya hanya dipandang sebagai pendukung dalam sebuah organisasi. Nyatanya, peran pemasar lebih dari itu. Seiring waktu, pemasar memiliki peran yang semakin penting seiring dengan perkembangan karakteristik masyarakat.

"Berbagai perubahan dari dinamika media platform maupun juga data analitik yang sekarang menyebar luas, kita harus lebih jeli untuk melihat tidak hanya membangun suatu kesuksesan brand awareness, tetapi juga bagaimana memengaruhi supaya konsumen itu juga pada akhirnya dari sadar (aware) melakukan suatu tindakan membeli barang," tutur dia.

 

Berubah Seiring Waktu

Chairperson MMA Global Indonesia, Sutanto Hartono dalam MMA Global Indonesia Executive Dialogue, di The Hermitage Hotel, Jakarta, Selasa (26/8/2025). (Liputan6.com/Arief) 

Pria yang juga menjabat Chief Executive Officer (CEO) Emtek Media ini pun mengatakan strategi pemasaran terus berubah dari waktu ke waktu. Dinamika ini yang perlu ditangkap sebagai peluang.

Pada aspek media siaran, misalnya, kala itu televisi cukup mendominasi hingga masuknya platform digital. Di sisi lain, ada pergeseran pengaruh dari influencer besar ke skala yang lebih kecil. Perubahan ini, kata Sutanto, menjadi contoh dinamika yang terjadi dan perlu ditangkap oleh pemasar.

"Nah, itu contoh kecil bagaimana dinamika terjadi. Sehingga mau tidak mau, perubahan ini harus diantisipasi dan dilakukan adjustment dari strategi pemasaran itu sendiri," tandasnya.

 

Peran Kolaborasi

CEO MMA Global Asia Pasific, Rohit Dadwal, dalam MMA Global Indonesia Executive Dialogue, di The Hermitage Hotel, Jakarta, Selasa (26/8/2025). (Liputan6.com/Arief)

Senada, CEO MMA Global Asia Pasifik, Rohit Dadwal, mengamini dinamika yang terjadi dalam dunia periklanan. Maka, hal ini disambut melalui wadah pemikiran (think tank) yang melibatkan para pakar dan praktisi di dalamnya.

Mulai dari kaitan metode pemasaran terhadap pertumbuhan, pemasaran berbasis data, hingga pemasaran dengan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

"Setiap wadah pemikiran (think tank) ini adalah bentuk partisipasi dan kolaborasi dari semua anggota dalam ekosistem," tutur Rohit.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya