IHSG Hari Ini 25 Agustus 2025 Diprediksi Menguat, Bakal Sentuh Level Segini

Kenaikan wall street pada pekan lalu akan menjadi katalis positif untuk laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Senin, (25/8/2025).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 25 Agustus 2025, 09:00 WIB
Pekerja melintas di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat secara teknikal pada perdagangan Senin, (25/8/2025). Hal ini dampak dari kenaikan wall street setelah Ketua the Federal Reserve (the Fed) Jerome Powell memberikan sinyal pangkas suku bunga.

Dalam catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup melemah pada perdagangan saham Jumat, 22 Agustus 2025. IHSG meski melemah tetapi masih diikuti aksi beli saham oleh investor asing senilai Rp 263 miliar.

Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman menuturkan, IHSG masih berpotensi secara teknikal menyusul kenaikan bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street. Hal ini efek dari pidato ketua The Federal Reserve Jerome Powll memberikan sinyal untuk memangkas suku bunga acuan.

Fanny menuturkan, IHSG akan berada di level support 7.800-7.840 dan level resistance 7.900-7.950.

Analis PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Tasrul Tanar menuturkan, IHSG hari ini berpeluang menguat secara teknikal. Ia mengatakan, IHSG selama bertahan di atas level support 7.829, dan critical 7.782, potensi menguat terbuka.

"Namun bila 7.782 ditembus, risiko koreksi lebih dalam meningkat. Strategi terbaik adalah disiplin menjaga 7.782 sebagai cut loss sambil menunggu konfirmasi rebound di atas 7.917–7.958 menuju 8.072,” kata dia.

 

Rekomendasi Saham

Karyawan melintasi layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat acara Penutupan Perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2022 di Jakarta, Jumat (30/12/2022). PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 59 perusahaan yang melakukan Initial Public Offering (IPO) atau pencatatan saham sepanjang 2022. Pada penutupan perdagangan akhir tahun, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup lesu 0,14% atau 9,46 poin menjadi 6.850,62. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB), dan PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH).

Trading Idea hari ini: BMRI, BBRI, CUAN, CDIA, BBYB, dan DOOH

  • BMRI Spec Buy dengan area beli di 4850-4890, cutloss di bawah 4800. Target dekat di 4920-4950.
  • BBRI Spec Buy dengan area beli di 4080-4100, cutloss di bawah 4050. Target dekat di 4170-4240.
  • CUAN Spec Buy dengan area beli di 1610-1635, cutloss di bawah 1560. Target dekat di 1650-1700.
  • CDIA Spec Buy dengan area beli di 1450-1485, cutloss di bawah 1400. Target dekat di 1500-1550.
  • BBYB Spec Buy dengan area beli di 342, cutloss di bawah 336. Target dekat di 346-354.
  • DOOH Spec Buy dengan area beli di 156-160, cutloss di bawah 152. Target dekat di 165-173.     

 

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Penutupan IHSG pada 22 Agustus 2025

Pengunjung melintas dilayar pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (30/12/2019). Pada penutupan IHSG 2019 ditutup melemah cukup signifikan 29,78 (0,47%) ke posisi 6.194.50. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, laju indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah ke zona merah hingga penutupan perdagangan Jumat, (22/8/2025). Koreksi IHSG hari ini terjadi di tengah investor asing beli saham Rp 424,57 miliar.

Mengutip data RTI, IHSG  ditutup melemah 0,40% ke posisi 7.858,85. Indeks saham LQ45 melemah 0,82% ke posisi 822,21. Sebagian besar indeks saham acuan memerah.

Menjelang akhir pekan ini, IHSG hari ini berada di posisi 7.913,38 dan terendah 7.858,85. Sebanyak 275 saham melemah sehingga menekan IHSG. Namun, 361 saham menguat dan 163 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 1.894.880 kali dengan volume perdagangan 41,7 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 16 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.335.

 

Sektor Saham

Pialang tengah mengecek Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Kamis (9/9/2021). IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat 42,2 poin atau 0,7 persen ke posisi 6.068,22 dipicu aksi beli oleh investor asing. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Investor asing beli saham Rp 424,57 miliar jelang akhir pekan ini. Namun, sepanjang 2025, investor asing lepas saham Rp 52,4 triliun.

Sektor saham bervariasi jelang akhir pekan ini. Sektor saham transportasi dan teknologi masing-masing naik 1,88% dan 1,59%. Selain itu, sektor saham industri menguat 0,33%, sektor saham consumer siklikal mendaki 1,02%, sektor saham properti melesat 0,06%.

Sementara itu, sektor saham energi turun 0,34%, sektor saham basic susut 0,55%, sektor saham consumer nonsiklikal terpangkas 0,40%, sektor saham kesehatan terperosok 0,54%, sektor saham keuangan turun 0,09% dan sektor saham infrastruktur turun 0,24%.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya