Liputan6.com, Jakarta - Budisatrio Djiwandono resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna (Ketum PNKT) masa bakti 2025-2030, menggantikan Didik Mukrianto. Budi terpilih secara aklamasi melalui musyawarah mufakat dalam Temu Karya Nasional IX Karang Taruna.
"Terima kasih atas semua dukungan dan kepercayaan, dan tanggung jawab yang diberikan kepada saya dari seluruh pengurus Karang Taruna se-Indonesia. Khususnya kepada Bapak Didik Mukrianto dan pengurus pusat yang baru memasuki masa purna tugas," kata Budi seperti dikutip dari siaran pers.
Advertisement
Budi menyampaikan, penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Didik. Sebab, terpilihnya Ketua Fraksi Gerindra DPR RI itu, tidak terlepas dari peran besar Didik.
"Hormat saya setinggi-tingginya kepada Pak Didik yang secara baik secara konstitusional maupun secara musyawarah mengumpulkan para pengurus, kader Karang Taruna se-Indonesia dan telah mencapai kesepakatan dalam puncak acara Temu Karya pada siang ini," jelas dia.
Menurut Budi, menjadi nahkoda Karang Taruna tidaklah mudah. Karena di balik itu ada harapan yang begitu besar, utamanya dari masyarakat.
"Tentu ini tanggung jawab yang tidak enteng, saya merasa bukan cuma dukungan, tapi yang lebih berat adalah harapan rakyat yang begitu besar terhadap kerja nyata yang nanti harus dibuktikan oleh pengurus pusat Karang Taruna yang baru," ungkap Budi.
Budi berjanji akan mendengar masukan seluruh pihak dalam pembentukan kepengurusan Karang Taruna nasional ke depan. Ia akan menyusun pengurus nasional dengan mengakomodir nasihat para senior, hingga Kementerian Sosial (Kemensos) selaku mitra Karang Taruna.
"Yang rencananya (kepengurusan) akan dibentuk berdasarkan bimbingan, nasihat, masukan dari para senior-senior kami apakah dari Kemensos, juga dari pengurus yang lama, dari daerah saya akan membuka pintu selebar-lebarnya, membangun sebuah kepengurusan yang inklusif yang tidak melihat pemuda dengan apa pun latar belakangnya," jelasnya.
Budi berjanji, kepengurusan akan disusun tanpa melihat suku, agama, ras dan antargolongan (SARA), hingga partai politik. Dia ingin jajarannya kelak memiliki jiwa kepedulian yang begitu tinggi.
"Kami akan membangun keluarga besar Karang Taruna yang akan diisi oleh anak-anak muda yang benar-benar mempunyai dan nanti bersama-sama akan kita bangun sebuah jiwa dan semangat sosial yang tinggi. Untuk turun di desa-desa, daerah-daerah, provinsi-provinsi seluruh Tanah Air. Datang menghadirkan, apakah itu nanti bantuan yang sifatnya secara langsung, ataupun pemberdayaan," harap dia.
Menyusun Program Lima Tahun
Budi memastikan, program lima tahun akan segera disusun dalam rapat pimpinan. Ia pun kembali meminta masukan terkait hal itu.
"Semoga nanti kami akan selalu dibimbing, kami akan selalu dinasihati dan benar-benar bisa menjalankan tugas kami nanti, untuk menjadi pemuda dengan spirit sosial yang tinggi. Dan hadir untuk masyarakat yang sangat-sangat membutuhkan. Apakah fakir miskin, apakah anak yang putus sekolah, apakah lansia yang benar-benar terlantar, penyandang disabilitas dan lain-lain," papar dia.
Dalam menjalankan roda organisasi ke depan, kata Budi, Karang Taruna akan menjadi mitra strategis berbagai pihak, tak terkecuali Kementerian Sosial. Mereka akan hadir untuk memperkuat program-program yang telah direncanakan pemerintah pusat.
Kata Mensos Soal Alasan Budi Terpilih
Senada, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengucapkan selamat dan menyambut baik atas terpilihnya Budi. Gus Ipul mengungkap, Budi adalah sosok yang memang diidamkan pengurus Karang Taruna se-Indonesia. Karenanya, tak ada perdebatan berarti dalam pemilihan Budi.
"Pak Budi ini menjadi figur yang diharapkan semua pengurus, sehingga tidak banyak perdebatan dan semuanya sepakat," ujar Gus Ipul.
Selain diharapkan, Gus Ipul beralasan, Budi bisa mulus terpilih untuk memimpin Karang Taruna tingkat nasional karena sebelumnya dilaksanakan pertemuan pendahuluan yang bersifat informal. Sampai pada akhirnya, Budi terpilih dalam Temu Karya Nasional IX Karang Taruna.
"(Budi terpilih secara) Musyawarah mufakat, sesuai mekanisme yang ada di Karang Taruna," jelasnya.
Lebih lanjut, Gus Ipul turut mengucapkan terima kasih kepada Didik dan pengurus sebelumnya, yang telah menjalankan tugasnya dengan sangat baik. Termasuk sukses dalam penyelenggaraan Temu Karya Nasional IX Karang Taruna.