Liputan6.com, Jakarta- Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal (Purn) Budi Gunawan menghadiri acara pembekalan guru dan kepala Sekolah Rakyat di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran Jakarta, Jumat (22/8).
Dalam pernyataanya, pria karib disapa BG itu mengatakan, Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan tidak ada lagi anak Indonesia yang putus sekolah karena alasan ekonomi.
Advertisement
"Negara hadir menjamin pendidikan yang merata, gratis, dan berkualitas hingga ke pelosok, termasuk wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal)," kata BG dalam keterangan diterima, Sabtu (23/8/2025).
Eks Kepala BIN itu menjelaskan, program Sekolah Rakyat terintegrasi dengan peningkatan kualitas guru, penguatan kurikulum kebangsaan, serta dukungan gizi melalui program Makan Bergizi Gratis dan Susu Gratis.
"Sekolah Rakyat adalah investasi jangka panjang untuk membangun SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Perkuat Pendidikan Karakter dan Wawasan Kebangsaan
Dia mengamini, di era digital tantangan semakin luar biasa. Karena itu Sekolah Rakyat dihadirkan untuk memperkuat pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan.
"Para guru adalah garda terdepan dalam menanamkan nilai Pancasila dan semangat Bhinneka Tunggal Ika kepada generasi penerus,” dia menutup.
Sebagai informasi, kegiatan diselenggarakan oleh Kementerian Sosial dan dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto yang memberikan pengarahan kepada 154 kepala sekolah dan 2.221 guru.
Prabowo Mau Tambah 65 Sekolah Rakyat
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada lintas kementerian yang telah berhasil mengoperasikan 100 Sekolah Rakyat sejak diresmikan pada 14 Juli 2025.
Prabowo juga menegaskan bahwa pemerintah akan menambah 65 Sekolah Rakyat lagi yang rencananya mulai beroperasi pada September 2025.
Prabowo menyampaikan terima kasih kepada para guru dan kepala sekolah yang telah menjalankan tugas mulia mendidik generasi penerus bangsa. Menurutnya, anak-anak Indonesia yang cerdas akan mampu memutus rantai kemiskinan dan memberi harapan baru bagi masa depan keluarga dan bangsa.