Dari Anfield ke Allianz Arena: Luis Diaz Sempat Ngobrol dengan Florian Wirtz Sebelum Kejar Impian

Luis Diaz sebut transfernya ke Bayern Munich sebagai taruhan besar. Eks Liverpool itu langsung cetak gol di debut resmi, raih gelar DFL-Supercup.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 20 Agustus 2025, 19:45 WIB
Luis Diaz (Bayern) dan Josha Vagnoman (Stuttgart) berebut bola dalam laga final Piala Super Jerman di Stuttgart, Jerman, 16 Agustus 2025. (Tom Weller/dpa via AP)

Liputan6.com, Jakarta Kepindahan Luis Diaz dari Liverpool ke Bayern Munchen menjadi salah satu transfer besar musim panas ini. Dengan nilai mencapai £65,5 juta, kepindahan itu disebut sang pemain sebagai "taruhan besar" dalam kariernya.

Setelah sempat gagal memperpanjang kontrak di Anfield, Diaz akhirnya memutuskan hengkang. Bayern pun menjadi pelabuhan barunya setelah dua tahun penuh warna bersama The Reds.

Debutnya bersama Die Roten berjalan manis. Diaz langsung mencetak gol penting yang membantu Bayern meraih gelar perdana musim ini di ajang DFL-Supercup.


Awal Baru di Bayern Munchen

Luis Diaz saat debut bersama Bayern Munchen dalam laga pramusim melawan Lyon di Allianz arena, Sabtu (2-8-2025). (Dok. X @FCBayern)

Diaz langsung menunjukkan kualitasnya dalam laga kompetitif pertamanya bersama Bayern. Golnya mengantarkan kemenangan 2-1 atas VfB Stuttgart sekaligus memastikan trofi Supercup bagi tim asuhan pelatih baru.

Bagi pemain asal Kolombia itu, momen ini terasa istimewa. "Saya sangat senang dengan bagaimana akhir pekan kemarin berjalan. Ini pertandingan resmi pertama saya, gol pertama saya, dan gelar pertama saya," ujarnya.

Diaz menegaskan bahwa kepindahannya penuh dengan risiko. Namun, ia bertekad menjawab kepercayaan manajemen Bayern dengan performa di lapangan.


Taruhan Besar dan Adaptasi

Penyerang Bayern Munchen asal Kolombia #14, Luis Diaz (tengah), penyerang Bayern Munchen asal Inggris #09, Harry Kane (2 kanan), dan rekan-rekan setim merayakan kemenangan dengan trofi setelah memenangkan pertandingan Piala Super Jerman antara VfB Stuttgart dan FC Bayern Munich di Stuttgart, Jerman selatan pada 16 Agustus 2025. Bayern Munchen menang dengan skor 2-1. (THOMAS KIENZLE/AFP)

Sebelum resmi pindah, Diaz sudah mengisyaratkan ingin meninggalkan Liverpool sejak musim panas 2024. Namun, klub sempat menahan kepergiannya karena negosiasi kontrak tidak menemukan kesepakatan.

Meski akhirnya berpisah, Diaz menyebut keputusan itu bukan hal yang mudah. "Ini adalah taruhan besar, dan saya sangat berterima kasih pada manajemen karena sudah percaya. Saya harus menjawab di lapangan dan memberi kontribusi," katanya.

Diaz menambahkan dirinya butuh waktu untuk beradaptasi. Baru dua minggu bergabung, ia mengaku masih berusaha menyesuaikan diri dengan lingkungan dan kompetisi baru.


Inspirasi dari Wirtz dan Tribut untuk Jota

Sebelum meninggalkan Anfield, Diaz sempat berdiskusi dengan Florian Wirtz yang kini juga memperkuat Liverpool. Dari perbincangan itu, ia semakin yakin dengan tantangan Bundesliga yang dikenal fisik dan kompetitif.

"Saya punya kesempatan untuk bicara dengan Florian di Liverpool dan saya tahu ini adalah liga dengan keunggulan fisik, saya berharap bisa debut dengan baik," kata Diaz.

Diaz sendiri adalah penggemar sepak bola Jerman. Ia mengaku kerap menonton Bundesliga sebelum akhirnya berkesempatan tampil di kompetisi tersebut.

Kemenangan di Supercup juga ia rayakan dengan cara emosional. Selebrasi golnya didedikasikan untuk mantan rekan setim, Diogo Jota, yang meninggal dalam kecelakaan mobil bulan lalu bersama saudaranya, Andre Silva.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya