Alexander Isak Resmi Angkat Bicara: Sindir Newcastle Ingkar Janji, Tegaskan Tak Mau Bertahan

Alexander Isak akhirnya buka suara soal masa depannya. Ia menegaskan tak mau lagi bertahan di Newcastle karena klub dianggap ingkar janji.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiperbarui 20 Agustus 2025, 11:23 WIB
Penyerang Newcastle United asal Swedia bernomor punggung 14, Alexander Isak, bertepuk tangan saat meninggalkan lapangan dalam pertandingan final Piala Liga Inggris antara Liverpool dan Newcastle United di Stadion Wembley, London barat laut, pada 16 Maret 2025. (Glyn KIRK/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Saga transfer Alexander Isak masih terus bergulir di bursa musim panas ini. Striker asal Swedia itu disebut-sebut ingin segera meninggalkan Newcastle.

Isak dikabarkan sudah menetapkan pilihan untuk melanjutkan karier bersama Liverpool. The Reds bahkan sempat mengajukan tawaran resmi, namun proposal itu langsung ditolak Newcastle.

Keadaan kian memanas setelah Isak menolak bergabung dengan skuad The Magpies. Ia disebut kesal karena kepindahannya ke Anfield terhambat oleh keputusan manajemen klub.

Kini situasi memasuki babak baru. Isak akhirnya merilis pernyataan resmi, menegaskan bahwa dirinya sudah tak bisa lagi melanjutkan perjalanan bersama Newcastle.


Isak Pecah Kebisuan di Instagram

Pemain Newcastle, Alexander Isak melakukan selebrasi setelah mencetak gol pertama timnya ke gawang Liverpool pada laga lanjutan Liga Inggris 2024/2025 di St James Park Stadium, Newcastle, Inggris, Kamis (05/12/2024) WIB. (AP Photo/Ian Hodgson)

Setelah lama bungkam, Isak akhirnya bicara lewat akun Instagram pribadinya pada Rabu (20/08/2025) dini hari WIB. Pernyataan itu dirilis hanya beberapa jam sebelum seremoni penghargaan PFA di Manchester.

Dalam acara tersebut, nama Isak sejatinya terpilih masuk ke dalam PFA Team of the Year. Namun sang striker memutuskan absen karena merasa situasinya di Newcastle sudah terlalu pelik.

Meski bangga masuk dalam jajaran pemain terbaik musim lalu, Isak menegaskan bahwa hubungannya dengan Newcastle sudah tidak bisa dilanjutkan lagi. Alasannya, klub telah mengingkari janji yang sebelumnya dibuat kepadanya.

“Ketika janji diingkari dan kepercayaan hilang, hubungan tidak dapat dilanjutkan. Itulah keadaan saya saat ini – dan mengapa perubahan adalah kepentingan terbaik semua orang, bukan hanya saya sendiri,” tegas Isak.


Isi Lengkap Pernyataan Isak

Pemain Newcastle, Alexander Isak merayakan gol kedua timnya ke gawang West Ham United pada laga lanjutan Liga Inggris 2023/2024 di London Stadium, London, Inggris, Minggu (08/10/2023) malam WIB. Isak berhasil mencetak dua gol pada laga tersebut. (AFP/Henry Nicholls)

Isak menegaskan bahwa ia sengaja lama berdiam diri agar tidak menambah keruh situasi. Namun, ia menilai pihak klub justru menyampaikan versi yang berbeda dari kesepakatan sebenarnya.

“Saya bangga diakui oleh rekan-rekan profesional saya dengan tempat di Tim Terbaik Liga Primer PFA Musim 2024-25. Pertama-tama, saya ingin berterima kasih kepada rekan satu tim saya dan semua orang di Newcastle United yang telah mendukung saya selama ini,” tulis Isak.

“Saya tidak hadir di upacara malam ini. Dengan semua yang terjadi, rasanya kurang tepat untuk berada di sana. Saya telah lama diam sementara yang lain berbicara. Keheningan itu memungkinkan orang-orang untuk menyampaikan versi mereka sendiri tentang peristiwa tersebut, meskipun mereka tahu itu tidak mencerminkan apa yang sebenarnya dikatakan dan disepakati secara tertutup.”

Lanjut Baca:

“Kenyataannya adalah bahwa janji-janji telah dibuat dan klub telah mengetahui posisi saya sejak lama. Bertindak seolah-olah masalah ini baru muncul adalah menyesatkan,” sambungnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya