Liputan6.com, Jakarta AC Milan resmi memulai perjalanannya di musim 2025/2026. Tim besutan Massimiliano Allegri lebih dahulu turun di ajang Coppa Italia sebelum Serie A, dengan menghadapi Bari di San Siro, Senin (18/8/2025).
Rossoneri tampil dominan sejak menit awal, meski Allegri tak mendampingi langsung karena sanksi larangan mendampingi tim. Tanpa kehadiran pelatih, Milan tetap mampu mengontrol jalannya pertandingan.
Advertisement
Gol kemenangan Milan dicetak oleh Rafael Leao di babak pertama, lalu Christian Pulisic menambah keunggulan di awal babak kedua. Bari sebenarnya mencoba keluar dari tekanan, namun rapatnya lini belakang Milan membuat mereka frustrasi.
Kemenangan ini memang menjadi awal positif, tapi juga meninggalkan sejumlah catatan. Setidaknya ada lima hal yang bisa dipelajari Milan dari duel kontra Bari.
Lini Serang Masih Boros Peluang
Milan mencatat total 24 percobaan tembakan ke gawang Bari. Namun, hanya lima di antaranya yang tepat sasaran, menunjukkan efektivitas serangan masih jauh dari kata maksimal.
Leao dan Pulisic memang mencetak gol, tapi seharusnya Milan bisa menang dengan skor lebih besar. Banyak momen saat peluang emas terbuang karena penyelesaian akhir yang terburu-buru.
Fakta bahwa Milan memperoleh 12 tendangan sudut tanpa hasil juga menunjukkan kurangnya kreativitas di kotak penalti lawan. Hal ini sebelumnya juga telah dikeluhkan oleh Christian Pulisic.
Luka Modric Tunjukkan Kelasnya
AC Milan akhirnya memberikan kesempatan debut pada Luka Modric. Ia dimainkan di babak kedua. Walau hanya bermain 28 menit, maestro Kroasia itu langsung memperlihatkan kualitasnya di lini tengah.
Sentuhan pertama, kontrol bola, dan akurasi umpannya memberi aliran berbeda pada permainan Milan. Ia terlihat mampu menguasai tempo dan menenangkan tim saat berada dalam tekanan.
Memang ada momen ketika Modric terlalu lama memegang bola dan gagal mengeksekusi peluang. Namun, kehadirannya jelas akan jadi senjata penting Rossoneri musim ini.
Awal Menjanjikan untuk AC Milan
Laga melawan Bari menjadi tolok ukur awal kondisi Milan jelang Serie A. Dari segi intensitas, para pemain terlihat bugar dan siap menjalani kompetisi panjang.
Gol cepat Leao di babak pertama memberi sinyal positif bahwa Milan mampu menguasai jalannya pertandingan. Bahkan setelah sang bintang ditarik keluar, tim tetap menjaga dominasi permainan.